Antisipasi kemacetan lalu lintas menjelang beroperasinya MOG mulai dilakukan. Median jalan di tengah Jalan Kawi yang berhadapan dengan MOG sedang dikebut. Ini dimaksudkan agar masuk dan keluarnya kendaraan ke arah MOG lebih tertib dan tidak memacetkan arus lalu lintas.
Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Hariadi menjelaskan, median jalan yang sedang dikerjakan berfungsi agar kendaraan dari arah timur tidak langsung belok ke MOG. Tapi harus memutar arah di sekitar Jalan Ijen. ”Bila kendaraan dari arah timur tidak langsung berbelok ke MOG, maka kemacetan di sekitarnya bisa diantisipasi. Arus lalu lintas di sekitarnya diharapkan tetap lancar,” jelasnya kepada Malang Post kemarin.
Selain itu lanjut Hariadi, di sejumlah ruas jalan di sekitar MOG akan dipasang rambu-rambu lalu lintas. Tidak hanya pemasangan rambu lalu lintas saja, Hariadi juga mengingatkan angkutan kota tidak sembarangan berhenti di depan MOG saat mulai beroperasi. Angkot hanya diperkenankan menurunkan atau menaikan penumpang kemudian langsung jalan.
”Jadi angkot tidak boleh ngetem di depan MOG,” kata dia. Kalau angkot terlalu lama memarkir di depan MOG untuk menunggu penumpang akan diingatkan. Sebab kondisi itu berpotensi terjadinya terminal bayangan.
Sejumlah warga sekitar MOG juga berharap agar lalu lintas tidak semrawut. “Harus ada petugas yang jaga, sehingga tidak ada terminal bayangan seperti di Matos,” harap Kardi, warga Bareng kepada Malang Post kemarin.
Sumardi, warga lainnya juga berharap agar petugas yang berjaga mengatur arus lalu lintas di sekitar MOG. “Kalau ada petugas tapi tidak tegas ya sama saja. Daerah sini bisa jadi terminal,” katanya.
Kardi dan Sumardi yang ditemui secara terpisah itu berharap Jalan Kawi di depan MOG tidak menjadi simpul kemacetan baru. “Kalau lalu lintasnya lancar kan baik untuk semua orang,” pungkasnya. (van/lim)
(Vandri Van Battu, malangpost)