Menyemarakkan peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 100, Gerakan Sejuta Pohon Indonesia (GSPI) menggelar program yang patut diteladani. Organisasi yang berkantor di Jalan Ronggowuni 75 Kecamatan Singosari itu menghijaukan kawasan Candi Singosari di Jalan Kertanegara, kemarin. Kegiatan tersebut didukung sepenuhnya oleh Harian Pagi Malang Post, dan partisipasi aktif dari Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) di Singosari.
Kegiatan tersebut diawali penyerahan bambu Cina secara simbolis oleh Ketua GSPI Hendy Eko Hermadji pada pihak BP3 Abdurrahman di halaman Candi Singosari. Penyerahan tersebut disaksikan dua anggota BP3 lainnya yakni Suwondo dan Sugiyono, serta relawan GSPI Sujiyo dan Farouk. Menurut Hendy penghijauan itu merupakan momen spontanitas bertepatan dengan tanggal berdirinya organisasi itu.
“Kegiatan ini hasil kerja bersama dengan Malang Post, dalam rangka menyambut hari Kebangkitan Nasional serta ulang tahun ke tiga GSPI yang jatuh pada hari ini (kemarin). Yang tak kalah penting untuk menyambut terbitnya Malang Post dalam 20 halaman,” papar Hendy.
Hendy mengatakan jumlah bambu Cina itu diambil dari angka peringatan Harkitnas yaitu 100. Harapannya, seratus batang bambu Cina itu mampu menaungi kawasan wisata purbakala Candi Singosari. Sehingga warisan sejarah Kerajaan Singosari itu semakin hijau dan indah dipandang pengunjung.
“Candi merupakan peninggalan Purbakala yang harus dilestarikan, selama ini amat jarang program penghijauan yang melirik kawasan candi sebagai objeknya. Kami harap apa yang dilakukan GSPI mampu menjadi contoh bagi instansi lainnya,” imbuh Hendy.
Dia menambahkan, program penghijauan seperti itu telah tiga kali ini dilakukan GSPI di daerah Singosari. Yaitu program Cerrinisasi ato penananam pohon Cerri di pinggir trotoar jalan Pototol setempat sepanjang lime kilometer. Serta penghijauan Seputih Melati di kawasan Candi dan mata air Sumberawan dengan menanam pohon buah serta tanaman langka jenis Cempaka.
“GSPI tidak akan berhenti disini saja mas, pada akhir bulan Mei Desa Baturetno akan kita hijaukan dengan program Cerrinisasi,” tegas Hendy.(ary/eno) (Ary Wicaksono, malangpost)
