Dana Kompensasi Cukai Rokok Rp 4,050 M Dialokasikan Untuk Kawasan Bebas Rokok

Konsep penggunaan anggaran bagi hasil cukai rokok untuk Kota Malang sebesar Rp 4,050 Miliar mulai disiapkan. Salah satu usulannya untuk peningkatan fasilitas Puskesmas di kawasan pabrik rokok. Selain itu, diusulkan adanya kawasan bebas asap rokok di fasilitas umum dan kantor pemerintahan.

Asisten III Sekkota Malang Imam Buchori mengatakan, jumlah anggaran bagi hasil cukai rokok sebesar Rp 4,050 miliar. Setelah mendapat kucuran dana segar itu, Pemkot akan mengusulkan penggunaannya dalam PAK APBD 2008, Agustus mendatang.

“Sebelum diusulkan untuk dimasukan dalam PAK APBD, akan dikonsultasikan penggunaan anggarannya ke Pemprov Jatim. Setelah itu, akan diusulkan ke dewan,” jelas Imam.

Untuk penggunaan dana sebanyak itu, sejumlah instansi teknis yang berkaitan dengan bantuan tersebut, seperti Dinas Kesehatan, Disperindagkop, Dinas Kesehatan dan Bapeko diminta menyiapkan program penggunaan anggaran.

Saat ini kata Imam, ada sejumlah konsep penggunaan anggaran kompensasi itu. Diantaranya, kawasan bebas asap rokok di fasilitas umum seperti terminal, stasiun KA hingga pasar. Selain itu, konsep peningkatan fasilitas Puskesmas di kawasan pabrik rokok. Hanya saja, penggunaan anggaran ini juga harus melalui persetujuan dewan.

“Prinsipnya penggunaan anggarannya berdasarkan lima poin yang diharuskan pemerintah pusat. Diantaranya, peningkatan lingkungan sosial dan upaya pencegahan cukai palsu,” jelas mantan Kabag Keungan Pemkot Malang ini.

Secara terpisah, sekretaris komisi C DPRD Kota Malang, H Pujianto mengusulkan agar dana kompensasi cukai rokok digunakan untuk mewujudkan kawasan bebas asap rokok di sejumlah fasilitas umum.

Kawasan bebas rokok ini diantaranya di gedung perkantoran, stasiun kereta api dan terminal bus. Karena itu, di kawasan ini harus dibuat area smoking. “Ini hanya salah satu penggunaan anggarannya. Selain itu harus untuk peningkatan mutu kesehatan dan lingkungan masyarakat,” pungkas wakil rakyat dari Dapil Lowokwaru ini.
(Vandri Van battu/malangpost)

About these ads

Tinggalkan komentar

Filed under Indonesia, Malang, Malang Raya

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s