Notaris Indrawati membacakan klausul kontrak pemberian beasiswa BSF kepada penerima beasiswa

Notaris Indrawati membacakan klausul kontrak pemberian beasiswa BSF kepada penerima beasiswa

Bangulma Schoolarship Foundation (BSF) kembali memberikan beasiswa untuk sejumlah 25 siswa dari Malang Raya. Mereka akan dibiayai oleh lembaga beasiswa yang diinisiasi keluarga Guliker dari Belanda ini hingga studi yang paling tinggi. Penandatanganan kesepakatan pemberian beasiswa tersebut dilakukan pada Jum’at (12/7) lalu di Kantor Notaris Indrawati, Jl. Merapi 3 Malang.

25 siswa itu sangat beruntung, karena telah berhasil menyisihkan ratusan siswa yang mendaftar. Untuk menjadi siswa angkat BSF, harus memenuhi beberapa kriteria yang sudah menjadi patokan tetap BSF. Tonny Guliker, Manajer BSF Trust Fund Indonesia mengatakan, kriteria tersebut sudah menjadi ukuran BSF sejak didirikan di Indonesia, pada Desember 2002 lalu.

“Salah satu persyaratan yang harus mereka penuhi ketika studi mereka kelar dan siap bekerja, mereka harus berkarya di Indonesia. Mereka harus memberikan tenaganya demi kemajuan Indonesia. Bahkan, jika mereka dibiayai untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi di luar negeri, harus kembali ke Indonesia. Kami tidak bisa tawar menawar,” ujar Tonny.

Penandatangan kontrak pemberian beasiwa dilakukan orangtua masing-masing siswa dan disaksikan School committee, diantaranya Drs. HM. Kamilun Muhtadin, M.Si, Uni Patria, SPd, Drs. Darto, Mpd, Drs. Achmad Jamhuri, Drs. Muhammad Puguh M.Pd, dan Drs. Damanhuri. “Selama pemberian beasiswa dilakukan, kami juga terus memantau perkembangan prestasi siswa jangan sampai turun,” imbuh Tonny.

Beasiswa BSF adalah termasuk program beasiswa yang menerapkan standar amat ketat. Beberapa persyaratan yang harus dimiliki calon peneriman beasiswa ini, diantaranya nilai rata-rata rapot mulai tahun pertama hingga mendaftar minimal 8, dan berada di peringkat 1, 2 dan 3 di kelas. Selain itu, siswa harus berasal dari keluarga tidak mampu yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Kelurahan.
Yang tidak kalah pentingnya, IQ setidaknya 120 poin dengan standar internasional. Sementara siswa yang berminat untuk melanjutkan studi di Fakultas Kedokteran harus mempunyai IQ minimal 130 poin. Nugroho Ary, adalah siswa penerima beasiswa pertama yang dalam minggu ini akan lulus dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

Sedangkan 25 siswa penerima beasiswa BSF tersebut adalah Ainun Nadia Diartha, Afryzal Faringga Diartha, Kenty Retnani Putri, Muh. Cahya Setiawan, Achmad Zainur R, Aldriyan Dicky, Eka Ulfa Nur Aini, Meri Ade Linenggar, Moh. Husen Rifa’i, Moh. Nur Bilal, Nur Halimatus Sa’fiyah, Retno Rizky Wulandari, Ulfatus Zahro, Abdullah, Dita Eka Yuliana, Tri Adisty Septi, Dhaniar Ariska, Muh.Aminuddin, Shela Veronica, Icha Pramana Putri, Intan Maysaroh, Kelvinsius Julio Fenik, Dennys Dwi Prasetyo, Shinta Wulandari, dan Sinta Hadiyati. (sin/sir) (Sinyo Suwignyo/malangpost)