Para Kasek mulai TK sampai SMP mengikuti sosialisasi akreditasi sekolah oleh UPA dan Disdik Kota Malang di SMAN 1 Malang

Para Kasek mulai TK sampai SMP mengikuti sosialisasi akreditasi sekolah oleh UPA dan Disdik Kota Malang di SMAN 1 Malang


Unit Pelaksana Akreditasi Sekolah dan Madrasah (UPA SM) Kota Malang memulai pelaksanaan akreditasi dengan menggelar sosialisasi di sekolah-sekolah. Sosialisasi tersebut digelar di Aula SMAN 1 Malang dan dihadiri seluruh kepala sekolah mulai TK, SD hingga SMP di Kota Malang. Tahun ini, status akreditasi ini memang diwajibkan untuk semua sekolah di Kota Malang.

“Semua sekolah diharapkan siap dengan tuntutan ini, sebab sesuai aturan sekolah yang belum diakreditasi tidak boleh menyelenggarakan ujian sendiri. Termasuk yang masa berlaku akreditasinya sudah habis,” ungkap Kasi Kurikulum Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang, Drs Suwarjana kepada Malang Post.

Menurutnya, tahun ini masa akreditasi sekolah di kota Malang masa berlakunya sudah habis karena sudah memasuki tahun ke empat. Sehingga perlu diperpanjang kembali. Jika tidak, maka sekolah dianggap tidak memiliki status akreditasi dan tidak bisa menyelenggarakan ujian sendiri. Sementara bagi lembaga setingkat TK, akreditasi ini menjadi penting sebab berhubungan dengan kepercayaan masyarakat. TK dengan akreditasi sangat baik atau A akan lebih dipercaya masyarakat dibandingkan yang belum memiliki status akreditasi.

Sementara itu, koordinator UPA Kota Malang Drs. Sakban Rosidi, S.Pd., M.Si menuturkan, tahun ini ditargetkan semua sekolah dan madrasah bisa tuntas diakreditasi. Itu dilakukan dengan mengajukan usulan pagu (quota) akreditasi sekolah yang lebih besar dibanding yang semula direncanakan Badan Akreditasi Provinsi Sekolah dan Madrasah (BAP-SM) Jawa Timur.

Pada tahun pelajaran 2008, instrumen akreditasi sekolah masih menggunakan borang evaluasi diri yang lama, terdiri dari 9 komponen. “Tahun depan harapannya untuk penilaian sudah menggunakan instrumen berbasis Standar Nasional Pendidikan (SNP),” tegasnya.

Berdasarkan kinerja sebelumnya, serta penambahan pagu tersebut, diharapkan semua lembaga sudah tuntas diakreditasi. Sejumlah sekolah, yang status akreditasinya sudah hampir habis juga akan diakreditasi ulang. Karena itu, bila sekolah tidak menunjukkan peningkatan, bukan tidak mungkin beberapa sekolah akan mengalami penurunan peringkat akreditasinya. (oci/udi) (Lailatul Rosida/malangpost)