Wali Kota Malang terpilih, Peni Suparto, menggagas perlunya perda tentang adanya jaminan kebersihan pohon dan fasilitas umum dari tempelan media reklame.

Inep – sapaan akrab Peni Suparto p mewacanakan gagasan ini disela-sela kerja bakti massal membersihkan alat peraga pilkada, Minggu (10/8) kemarin.

‘’Perlu adanya perda yang mengatur barang siapa yang mengajukan izin menempel poster atau stiker di pohon, tiang listrik dan tempat umum harus menyertakan uang jaminan,’’ kata Inep saat ditemui usai kerja bakti massal kemarin siang.

Uang jaminan ini, lanjut Inep, bisa digunakan untuk membersihkan bekas poster atau stiker bila tidak dibersihkan pemasangnya. ‘’Kalau sudah melebihi batas waktu pemasangan dan tidak dibersihkan, maka uang jaminan itu digunakan untuk membayar tenaga pembersih,’’ kata dia.

Namun, lanjut mantan dosen IKIP Negeri Malang ini, bila pemasang poster sanggup membersihkannya, maka uang jaminan yang diberikan sebelumnya akan dikembalikan lagi. ‘’Gagasan ini akan kami sampaikan ke dewan,’’ ucapnya.

Gagasan ketua PDI Perjuangan Kota Malang ini memang perlu dipertimbangkan. Ini bila belajar dari banyaknya poster, stiker calon wali kota dan wawali yang ditempelkan diberbagai tempat umum.
Usai pilkada, para pemasang stiker dan poster calon wali kota dan wawali langsung menghilang. Mereka tidak membersihkan ‘limbah’ pilkada yang mengganggu pemandangan umum itu.

Untung saja kemarin, tim pasangan calon wali kota Peni Suparto dan Cawawali Bambang PU yang memenangkan pilkada, berinisiatif membersihkan semua alat peraga di kota penididikan ini.

Kerja bakti massal yang dinamai ‘Gerakan IYO Bersama Masyarakat Peduli Kebersihan Kota Malang’ ini melibatkan berbagai elemen. Mulai dari TNI, Polri, instansi pemerintah terkait, ormas kepemudaan dan berbagai organisasi ramai-ramai membersihkan lingkungan secara bersama.

Berawal dari apel di ujung Jalan Semeru-Jalan Tangkuban Perahu, ramai-ramai membersihkan lingkungan. Usai memimpin apel, Inep dan rombongan berjalan kaki menyapa warga digang-gang kawasan Jalan Semeru. Saat itu warga sedang bekerja bakti dan ibu-ibu sedang berbelanja di pasar.
Usai menyapa warga secara langsung, Inep dan rombongan langsung menuju Posko Masyarakat Cinta Damai di Jalan Basuki Rahmat. Di posko tim sukses pasangan IYO ini, Inep mencabut poster raksasa bergambar dirinya dan Bambang PU.

Ketua panitia kerja bakti, Heri Pudji Utami, Ny Lusi Bambang PU dan Titis Shinta Dewi juga ikut membersihkan alat-alat peraga. Dari Kayutangan, berlanjut ke fly over Jalan A Yani Utara dan fly over kota lama.

Di dua jalan layang ini, Inep dan Bambang langsung ikut kerja bakti. Bahkan kedua pemimpin kota pendidikan ini naik ke atas snorklift untuk membersihkan alat peraga ditiang fly over.

”Kerja bakti hari ini merupakan modal bersama untuk meraih adipura. Modal kebersamaan ini harus dijaga, bahkan ditingkatkan,” ajaknya. Dia juga mengingatkan, kerja bakti kemarin merupakan bukti komitmen konkret untuk Bumi Arema. (van/avi) (vandri/malangpost)