
Seorang siswa praktek kerja industri sedang meneliti berkas nominasi UN di kantor Disdik Kota Malang (lailatul rosida /malang post)
“Karena pendataan peserta dari SMK ini cukup unik dan panjang prosesnya, maka pendataannya didahulukan. Kalau sudah, menyusul unutk pendataan peserta UN SMA dan SMP, terakhir SD,” ungkap Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang Drs Sugiharto kepada Malang Post.
Untuk proses nominasi ini, sekolah diingatkan untuk tidak melakukan kesalahan dalam mendata siswanya. Jangan sampai ada siswa yang tidak terdata hanya karena tengah mengikuti praktik kerja di Industri. Selain itu, ia juga mengingatkan agar sekolah swasta memenuhi segala persyaratan sebagai penyelenggara UN. Seperti terkait ketentuan izin operasional sekolah, dan status akreditasinya.
“Sekolah yang status izin operasionalnya habis, tidak boleh menyelenggarakan UN sendiri. Sementara bagi yang masa akreditasinya habis, bisa menyelenggarakan UN jika memang penyebabnya karena tidak ada kuota akreditasi dari propinsi,” kata dia.
Ia menyontohkan, SMK PGRI 3 Malang yang sudah habis masa akreditasinya pada 2007 lalu. Masa akreditasi ini berlaku untuk lima tahun. Untuk SMA dan SMK, akreditasi dilakukan langsung oleh badan akreditasi propinsi. Jika tidak ada kuota, maka bukan kesalahan sekolah jika belum melakukan perpanjangan akreditasinya.
Sementara itu terkait munculnya isu yang menyebutkan bahwa pelaksanaan UN dimajukan menjadi Februari, membuat sekolah ngebut. Di SMPN 3 Malang misalnya, sudah dilaksanakan dua kali try out persiapan UN.
“Bahkan siswa di kelas akselerasi yang masih kelas dua sudah mendapatkan try out UN. itu karena ada kabar UN dimajukan, jadi kami harus bekerja ekstra keras,” ungkap urusan kesiswaan SMPN 3 Malang Dra Tatik.
Sesuai jadwal awal, tahun ini UN dilaksanakan pada April. Soal kemungkinan jadwal yang maju ini pun belum bisa dijawab dengan pasti oleh pejabat terkait. Begitupun Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo saat di Malang beberapa waktu lalu. (oci) (Lailatul Rosida/malangpost)