Kantor PDAM Kabupaten Malang kembali menggiatkan program CSR (Corporate Social Responsibility) sebagai bentuk pelayanan kepada Masyarakat. Sukses menanam pohon Mahoni, kali ini PDAM melakukan gerakan kemirisasi atau penananam pohon Kemiri. Selain berbasis penghijauan program CSR itu ditargetkan menumbuhkan ekonomi lokal.

Direktur Utama (Dirut) PDAM Kabupaten Malang, Drs M Hasan MSi mengatakan telah menyiapkan 1000 pohon Kemiri. Pohon jenis tersebut disediakan bagi desa-desa yang mempunyai lahan siap tanam. Sejauh ini, pihaknya siap mendistribusikan ke tiga desa, yakni Polaman Kecamatan Lawang, Sumberawan Kecamatan Singosari dan Ngembul Kecamatan Tajinan.

“Ada tiga keuntungan dari pohon Kemiri, yakni cepat besar, bisa melindungi air dan buahnya bisa dimanfaatkan warga. Kemiri punya nilai ekonomis,” ungkap Hasan kepada Malang Post.

Hasan menambahkan, dari seluruh daerah di Jawa Timur, Kabupaten Malang memiliki sumber mata air paling banyak yaitu berjumlah 873 titik. Besarnya sumber air itu bervariasi antara 1 liter/detik hingga 4000 liter per detik. Jika ingin memaksimalkan penghijauan lahan untuk melindungi mata air maka CSR harus difokuskan pada 873 titik tersebut.(ary/eno) (Ary Wicaksono/malanpost)