Lukisan Vincent Van Gogh Terdampar di Kediri

KARYA seni tentu layak dihargai dengan nilai tinggi. Apalagi jika karya tersebut merupakan masterpiece dari seniman ternama bertaraf Internasional sekelas Vincent Van Gogh. Bagi mereka yang mengerti seni, memiliki lukisan Van Gogh sama berharganya dengan memiliki sekarung emas. Bahkan mungkin lebih, mengingat seni tidaklah bisa dinilai dengan uang atau harta sebanyak apapun.

Adalah Rudi Rory, pria beruntung yang tidak sengaja menemukan bahwa lukisan yang selama ini menggantung di sudut ruangannya merupakan karya seni Sang Maestro. Rudi Rori hanyalah warga biasa yang memiliki bisnis otomotif. Owner Rori Jaya Suzuki Minggiran Kediri ini, tentunya tercengang kala mengetahui nilai lukisan yang kemudian ia namai The Crocus tersebut senilai USD 30 juta.

Lukisan tersebut, ia klaim sebagai salah satu karya yang hilang dari seniman bernama lengkap Vincent Willem Van Gogh. Lukisan yang diberi titel The Crocus ini merupakan lukisan cat minyak di atas kanvas berukuran 14 x 10 inchi. Dalam lukisan tersebut tampak bunga Crocus, bunga yang hanya tumbuh di Belanda, dalam warna hijau, merah dan coklat muda yang berpadu cantik dengan bunga Daffodil.

Bagaimana bisa lukisan tersebut terdampar di Indonesia, bisa jadi cerita yang cukup panjang. Namun Rudy mampu meringkasnya dan menjadikan hal tersebut masuk akal. “Van Gogh merupakan seniman kelahiran Belanda. Dan semua juga tahu, Indonesia cukup lama dijajah oleh Belanda,” katanya.

Kisah ini menjadi lebih masuk akal saat menelusuri kehidupan pelukis yang semasa hidupnya tidak pernah merasakan kejayaannya sendiri tersebut. Berkebalikan dengan popularitasnya di masa modern, Van Gogh semasa hidup di akhir abad 19 hanya dikenal sebagai seniman miskin.

Karya-karyanya justru bernilai jual tinggi setelah ia bunuh diri di usia 37 tahun. Karyanya ini kemudian diambil alih oleh istrinya yang menjual dan dengan murah hati memberikan lukisan tersebut sebagai hadiah.

Rudi sendiri memperoleh lukisan yang semula tanpa nama tersebut setelah melalui banyak pindah tangan. Ayah Rudi, Subroto Mulyono membelinya sekitar bulan April 1990 dari Yohana Maria melalui mediator bernama Zainal Arifin. Sejak itu, lukisan tanpa nama tersebut menggantung di salah satu ruangan rumahnya.

“Besar kemungkinan, lukisan ini dibawa oleh imigran Belanda pada saat Indonesia masih menjadi negara jajahan. Berdasarkan cerita pemilik sebelumnya, Yohana Maria atau Yoppy, ia mendapatkan lukisan tersebut dari pamannya, Jostin yang bekerja di perkebunan kopi di Jember. Dan Jostin mendapatkannya dari sahabatnya yang merupakan orang Belanda,” tuturnya. Kini, Rudi berniat menjual lukisan tersebut. (fionna mediony/marga nurtantyo) (Fiona Medionny, MalangPost)

2 Komentar

Filed under Indonesia

2 responses to “Lukisan Vincent Van Gogh Terdampar di Kediri

  1. indra kusuma

    kalau mau dijual, hubungi ke om_koes@yahoo.com pak. saya ada pembeli niy….. atau saya minta no hp bapak deh…

  2. ya betul di indonesia,memang ada lukisan2 ternama penigalan penjajahan selama -+350th&pernah dipamerkan di batavia kunstring.antara th 1933th- th 1942.coba baca buku verlat raport indie.karya:j.delos wakman.tapi mengenai keontentikanya lukisan2 tsb yg ditemukan perlu dicek ulang bila perlu dibawa ke laboratorum untuk dicek ketuan cat&canvas lukisan yg dimaksud,dikrnkan skrg sdh banyak lukisan2 ternama di copi,alias bodong.tks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s