Petani Jaring Sekat Minta Legalisasi

Kelompok Petani Budidaya Ikan Jaring Sekat, Desa Sukowilangun Kecamatan Kalipare meminta legalisasi usaha dari Pemerintah Kabupaten Malang. Hal tersebut diungkapkan Ketua Petani Budidaya Jaring Sekat Joko Sulaksono kepada Malang Post, paska rembug bersama di kantor desa setempat kemarin.

Musyawarah tersebut diikuti sekitar 125 petani Jaring Sekat bersama Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Malang serta perwakilan Perum Jasa Tirta I guna menindaklanjuti ribuan ikan yang mati di Bendungan Ir Sutami.

Dikatakan Joko, budidaya ikan jaring sekat di Bendungan Sutami dilakukan para petani setempat tanpa legalitas apapun dari instansi terkait. Akibatnya, para petani harus siap menanggung semua kerugian secara mandiri jika terjadi sesuatu dengan ikan yang mereka budidayakan. Termasuk kerugian ratusan juta rupiah akibat penurunan kualitas air yang menyebabkan matinya ribuan ikan di Bendungan Sutami beberapa waktu lalu.

“Ada dua poin penting dari rembug bersama yang kita gelar di balai desa hari ini (kemarin). Yang pertama kami meminta budidaya ikan jaring sekat di Bendungan Sutami dilegalkan oleh Pemkab Malang. Sehingga eksistensi para petani terlindungi,” terang Joko berapi-api.

Dia menambahkan, dalam rembug bersama tersebut para petani juga meminta agar instansi terkait menelusuri pabrik yang membuang limbah di aliran air bendungan. Menurut Joko, dua permintaan para petani tersebut diakomodasi oleh dinas terkait yang hadir dalam pertemuan tersebut. Yakni Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Malang serta Perum Jasa Tirta I.

“Inti dari pertemuan ini memang penyamaan persepsi antara petani dan instansi terkait mas. Alhamdulillah Dinas Perikanan siap melakukan pembinaan lebih intensif kepada para petani jaring sekat ke depan,” ujarnya.

Dia katakan, dalam pertemuan tersebut para petani sepakat tidak bakal melakukan tindakan yang berlebihan terkait matinya ribuan ikan milik mereka. Para petani amat memahami dalam kasus tersebut pihak Perum Jasa Tirta I selaku pengelola Bendungan Sutami juga sebagai korban.

“Yang jelas kita gembira karena pemerintah siap melakukan pembinaan pada para petani jaring sekat,” pungkasnya.(ary/jon)
(Ary Wicaksono, malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Malang Raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s