Kepala Bakorwil Handel Tugas Walikota

Kepala Bakorwil Malang Ir Ahmad Basuki ditunjuk sebagai pelaksana tugas harian di Pemkot Malang. Penunjukan itu dilakukan Gubernur Jatim Imam Utomo melalui SK Nomor 131.420/41/011/2008.

Imam Utomo sendiri sebelumnya ditunjuk Mendagri Mardiyanto sebagai penjabat Wali Kota Malang hingga dilantiknya wali kota terpilih September 2008 mendatang. Karena dirasa tidak maksimal menghandel Pemkot Malang, akhirnya ditunjuk pelaksana tugas harian.

Kemarin, bertempat di Grahadi, Imam Utomo menggelar pertemuan dengan jajaran birokrasi pemkot untuk sosialisasi kebijakan itu. Kabag Humas Pemkot Malang Jarot Edy Sulistyono menerangkan, pertemuan kemarin sekaligus pelantikan Ahmad Basuki sebagai pelaksana tugas harian. Terhitung sejak kemarin, Basuki sudah resmi bertugas membawahi 9.000 orang pegawai pemkot.

Dengan ditunjuknya Imam Utomo sebagai penjabat dan Ahmad Basuki sebagai pelasana tugas harian, maka kekosongan kekuasaan di pemkot berakhir. “Kebijakan strategis serta pengesahan legalitas perizinan diharapkan berjalan lancar,” terang Jarot.

Menurut dia, pengawasan terhadap aparat yang mencoba-coba terjun menjadi tim sukses juga akan lebih ketat. “Semua kebijakan strategis sudah bisa dilakukan karena penjabat dan pelaksana tugas harian sudah ada,” kata Jarot ketika dihubungi ponselnya karena masih berada di Surabaya.

Sementara itu, Sekkota Malang Bambang Dh Suyono telah menegaskan dirinya kembali ke posisi semula. Dia bukan lagi pelaksana tugas di pemkot.

Sementara itu, rapat pleno KPUD bersama Panwas Pilkada Kota Malang Rabu (11/6) malam memutuskan lima pasangan calon kepala daerah lolos persyaratan administrasi. Pleno akhirnya menerima pasangan Ahmad Subchan- Noor Chozin Askandar yang sebelumnya terganjal kelengkapan ijazah.

Lima pasangan yang bakal meramaikan pesta demokrasi 23 Juli nanti adalah Peni Suparto-Bambang Priyo Utomo (PDIP), M. Subchan-Noorchozin Askandar (FKS, PPP, dan 13 parpol non-parlemen), Hasanudin Latief-Arif Darmawan (Partai Demokrat), Fathol Arifin-Subur Triono (PKB), dan Aries Pudjangkoro-Mohan Katelu (Golkar-PAN).

Ketua KPUD Hendry mengatakan, kekurangan Noor Chozin berupa surat kehilangan ijazah dari kepolisian serta surat keterangan pengganti ijazah telah sesuai aturan. Kelengkapan itu dikoreksi KPUD bersama panwas pilkada dan dinyatakan tidak ada kesalahan.

Meski kelima pasangan sudah dipastikan melaju, KPUD belum menentukan jadwal penetapan pasangan calon. Sesuai dengan jadwal sebelumnya, KPUD menetapkan 16 Juni sebagai hari penetapan pasangan calon. Namun berdasarkan jadwal terbaru, penetapan pasangan calon diperkirakan dilakukan 21 Juni. (yos/ziz/jawapos)

Tinggalkan komentar

Filed under Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s