Pasti Ditolak Ikut SNMPTN

Harapan ribuan siswa SMA/SMK/MA yang tak lulus ujian nasional (UN) untuk duduk di perguruan tinggi negeri (PTN) pupus. Itu setelah panitia pusat seleksi nasional masuk (SNM) PTN lokal Malang menegaskan bahwa syarat utama mengikuti seleksi adalah mengantongi ijazah. Praktis, dengan begitu siswa tak lulus UN harus menunggu tahun depan.

Sebenarnya, kesempatan itu tetap terbuka jika jadwal UNPK (ujian nasional pendidikan kesetaraan) paket C tidak bertabrakan. Berdasarkan jadwal, pendaftaran SNM PTN dibentang 16-26 Juni dengan jadwal tes 2-3 Juli. Sedangkan UNPK baru digelar 24 Juni. Untuk mendapatkan ijazah, biasanya menunggu satu sampai dua bulan setelah UNPK. Jadi, ketika SNM PTN digelar, siswa yang tak lulus UN tetap belum punya ijazah. “Ketentuannya seperti itu. Ya… ditunggu saja tahun depan,” ujar ketua panitia pusat SNM PTN wilayah Malang Prof Bambang Suharto saat dihubungi via telepon kemarin.

Lebih lanjut, Bambang menjelaskan, untuk SNM PTN, tidak dipatok kriteria ijazah. Ijazah pendidikan formal maupun nonformal tetap berlaku. Bahkan, dia menjamin siswa tak lulus UN yang tak bisa masuk PTN tahun ini tetap bisa mengikuti tahun depan. “Batas maksimal tiga tahun setelah lulus tetap bisa ikut seleksi SNM PTN,” jelasnya.

Terkait teknis SNM PTN, tahun ini panitia menyediakan formulir IPS, IPA, dan IPC sebanyak 21 ribu lembar. Jumlah itu naik 400 lembar dibandingkan tahun lalu. Saat ujian masuk PTN tahun lalu masih SPMB (seleksi penerimaan mahasiswa baru), Malang mendapatkan jatah 20.600 lembar. Dari angka 21 ribu lembar itu, formulir IPS paling banyak. Disusul formulir IPA, dan IPC.

Formulir IPS menjadi tanggung jawab Universitas Brawijaya (UB). Sedangkan formulir IPA tanggung jawab Universitas Islam Negeri Malang (UIN) dan dan formulir IPC dihandel Universitas Negeri Malang (UM). “Pendaftaran disentralkan di UB,” beber Bambang.

Sentral pendaftaran di UB digelar di Samantha Krida. Selama 10 hari sejak Senin (16/6) besok, panitia membuka loket pendaftaran bersama untuk masing-masing bidang. “Jumlah pembayar akan sama dengan formulir yang dikeluarkan. Ini aturan pasti,” kata guru besar Fakultas Pertanian UB itu.

Soal lokasi ujian, panitia juga telah menetapkannya. Aturannya, didasarkan tanggung jawab PTN masing-masing. UB, misalnya, karena memegang formulir IPS, maka peserta SNM PTN dengan pilihan program IPS akan mengikuti tes di kampus UB. Begitu juga UIN dengan tes IPA dan UM dengan tes IPC. “Untuk pengamanan, kami akan koordinasi dengan polsek setempat. Juga melibatkan pengawas silang dari UM, UIN, maupun UB,” ujar Bambang. (nen/hap/yn/jpnn)

1 Komentar

Filed under Indonesia, Malang, Pendidikan

One response to “Pasti Ditolak Ikut SNMPTN

  1. maulana

    kata siapa ditolak?
    saya buktinya bisa ikut snmptn tahun ini meskipun saya un tahun ini belum lulus.
    syaratnya cukup mudah, tinggal menambahkan surat keterangan telah mengikuti UNPK TAHUN INI dari sekolahan serta kartu peserta ujian paket c sebagai bukti bahwa kita telah mengikuti unpk tahun ini… memang sih.. daftarnya sekitar tanggal 27-28juni karena tanggal 27 juni hari terakhir unpk. sistemnya waktu saya daftar begini….
    tanggal 27 juni saya langsung beli resi dari bank mandiri lalu pada hari itu juga saya tukarkan dengan formulir… setelah pulang dari UNPK saya langsung bergegas ke sekolah saya untuk menemui kepala sekolah meminta surat keterangan telah mengikuti unpk tahun ini. dan jangan lupa minta kartu peserta ujian paket c kepada pengawas unpk sebelum meninggalkan tempat ujian dihari terakhir ini.

    nah.. pada saat penyerahgan formulir…. karena sudah ada sk ya… tak ada kendala yang berati apalagi sampai ditolak…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s