SBI Serentak Dibuka 23 Juni, Besar Sumbangan Sampai 5 Juta

Pendaftaran Siswa Baru (PSB) ke sekolah negeri yang berstatus Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) rencananya akan dibuka serentak pada 23 Juni mendatang. Baik PSB untuk SD, SMP, SMA dan SMK SBI setidaknya akan dibuka serentak.

Bagi para orangtua yang ingin mendaftarkan anaknya di jalur ini, bisa mulai menyiapkan berbagai kebutuhan pendaftaran. Mulai dari kesiapan administrasi, wawancara, hingga keuangan. Beberapa sekolah yang ditemui Malang Post masih enggan terbuka mengenai biaya masuk kelas RSBI. Hanya saja, setidaknya biaya yang dipatok minimal sama dengan SK Wali Kota Malang tahun 2007. Seperti untuk SDN Kauman I yang sudah SBI biaya masuk mencapai Rp 5 juta, di SMPN RSBI rata-rata biaya masuk dikenakan sebesar Rp 3 juta. Sedangkan di SMA RSBI sumbangan rata-rata Rp 5 juta.

Humas SMPN 3 Malang Sumaryono S.Pd menuturkan, kelas SBI baru dibuka tahun ini di sekolah tersebut. Kelas itu dibuka dengan harapan bisa menampung siswa yang cerdas istimewa dan tentu saja memiliki kemampuan secara finansial. “SK SBI kami memang masih dalam proses. Namun kami pastikan tahun ini kelas SBI bisa dibuka untuk mewadahi siswa yang cerdas istimewa dan bakat istimewa,” ungkapnya.

Kelas RSBI itu, menurutnya, memberikan layanan pendidikan bagi peserta didik berdasarkan standar nasional pendidikan dengan pengembangan bertaraf internasional. Dengan sistem pembelajaran bilingual dan belajar tiga tahun lulus.

Untuk mendukung pembelajaran di kelas SBI, dibutuhkan sarana dan prasarana yang lebih lengkap. Misalnya, diharapkan siswa memiliki laptop sehingga memudahkan untuk mencari literatur ataupun sekedar berkonsultasi dengan guru. Biaya untuk kelas RSBI di SMPN 3, setidaknya tidak jauh berbeda dengan patokan biaya di kelas akselerasi yang ada di sana. Di kelas akselerasi, siswa dikenakan biaya iuran rutin Rp 250 ribu dan SBPP Rp 3,5 juta.

Meski biaya kelas SBI berbeda dengan kelas reguler dan cenderung lebih mahal, kelas SBI tidak tertutup untuk siswa yang tidak mampu. Seperti di SMAN 3 Malang, ada alokasi 10 persen bagi siswa yang tidak mampu untuk belajar di kelas SBI. Demikian juga di SMAN 3 juga mematok sumbangan pendidikan untuk kelas SBI mulai dari 0 sampai Rp 5 juta.

Sementara itu, Ketua Program SBI SMPN 1 Malang, Dra Dewi Rukiati menuturkan biaya kelas SBI tahun lalu dibebankan sebesar Rp 3 juta per siswa. Namun karena ada orang tua siswa ada yang hanya mampu membayar Rp 500 ribu saja, sehingga ketentuan itu pun dirubah. “Awalnya kami mengharap sumbangan rata-rata bisa Rp 3 juta. Namun, karena ada yang hanya mampu Rp 500 ribu, jadi kami meminta keikhlasan yang lebih mampu untuk membayar lebih. Sehingga besarnya sumbangan beragam,” tuturnya.

Untuk tahun ini, kata Dewi, kemungkinan biaya kelas SBI tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Kalau pun ada kebijakan kenaikan biaya, tidak akan mencolok perbedaan jumlahnya dengan tahun lalu.
Sedangkan persyaratan umum seleksi kelas RSBI meliputi tes IQ, memiliki kompetensi di lima mata pelajaran, yaitu Matematika, IPA, Bahasa Inggris, IPS dan Bahasa Indonesia. Selain itu, ada seleksi keterampilan komputer, dan wawancara bahasa Inggris.

Untuk seleksi di SMP RSBI nilai Ujian Akhir Berstandar Nasional tidak menjadi patokan, namun lebih mengutamakan nilai rapor kelas 4 hingga kelas 6. Sedangkan seleksi SMA RSBI NUN minimal yang bisa mendaftar yaitu 32,00, serta ada tes psikologi, tes akademik, dan wawancara. (oci/udi) (Rosida/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Malang, Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s