Jazz for Media


Jumat (20/6) malam lalu kalangan wartawan di Kota Malang benar-benar dimanjakan. Malam itu, para pemburu berita ini diundang oleh Dji Sam Soe Super Premium Jazz untuk menikmati suguhan musik jazz di Pool Side Hotel Santika Malang. Wartawan dari media cetak maupun elektronik di Malang Raya pun hadir dan benar-benar memanfaatkan suasana santai tersebut.

Acara ini adalah salah satu kepedulian PT HM Sampoerna akan perkembangan musik jazz, khususnya di Malang. Even bertajuk Jazz for Media ini, kata Area Manajer Marketing PT HM Sampoerna Malang, Tutuko, adalah kelanjutan suskes Jazz for Media di Surabaya. “Animo di Surabaya ternyata cukup tinggi. Sekarang ini kami mencoba ‘membawanya’ ke Malang, ternyata sama, sambutan rekan-rekan media cukup antusias,” ujarnya.

Beberapa kelompok musik penggiat jazz tampil menghibur wartawan malam itu. Di antaranya, Farbig, Batik, Abigail Rhythm dan Narwastu Quint (N Quint). Sambil menikmati hidangan santap malam, undangan menikmati sajian musik jazz. Vokalis Farbig, Wina, membuka penampilannya dengan tembang jazz ringan My Funny Valentine. Kemudian disusul berturut-turut Nature Boy, Yang Terlupakan dan Come Fly.

Wina meluncurkan empat tembang itu dengan apik. Suaranya yang sedikit berat seakan padu dengan komposisi musik yang dipenuhi dengan akord-akord sulit. Setelah Wina tampil, giliran Abigail Rhythm, N Quint dan Batik unjuk gigi. Abigail Rhytm menyuguhkan musik jazz yang sedikit rancak.

Basis Farbig, Ping Farbig mengatakan, jazz adalah sebuah musik yang berkomunikasi. Di Malang, kini ada sebuah fasilitas bagi para pengagum aliran musik yang kerap digawangi oleh musisi kulit hitam Amerika ini, yakni Malang Jazz Forum. “Malang Jazz Forum adalah sarana komunikasi kami, pengagum jazz, di luar musik itu sendiri. Di sana kami bisa mengungkapkan ide, uneg-uneg dan lain sebagainya,” ujar dia.

Ping memberikan apresiasi yang amat tinggi kepada Dji Sam Soe Super Premium atas kepeduliannya terhadap jazz. “Atas dukungan Dji Sam Soe juga, Malang Jazz Forum ada. Entitas ini ada untuk mempersempit terlalu jauhnya gab antara musisi jazz senior dengan yunior,” imbuh Ping.

Even musik jazz ini dipastikan akan semakin besar skalanya. Sebab, Tutuko mengatakan, akan segera merancang even jazz yang lebih besar lagi. “Detailnya mungkin akan segera kami sampaikan kepada rekan-rekan media. Yang jelas, gambaran awalnya adalah sebuah kolaborasi antara musik jazz dengan musik lainnya. Tunggu saja,” ungkapnya. (sin/lim) (sinyo/malangpost)

1 Komentar

Filed under Malang, Musik

One response to “Jazz for Media

  1. milassalmi

    Aq baru pagi ini baca blog yang bagus ini, Jazz 4 Media ! Dulu kayaknya ada keleompok atau apa namanya yang mewadahi penggemar musik jazz, saat itu pernah menampilkan atau mendatangkan musisi Indra Lesmana, Buby Chen, Emerald, Krakatau dll, pingin rasanya nonton Dji Sam Soe Super Premium Jazz dan bergabung Malang Jazz Forum sekedar menambah wawasan tentang musik Jazz.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s