Oknum RW Diduga Lakukan Pungli KTP

ktpDugaan pungli (pungutan liar) merebak dalam program KTP massal di Kelurahan Pagentan Kecamatan Singosari, kemarin. Sejumlah warga mengaku membayar biaya pengurusan KTP sekaligus membayar uang kas RW. Padahal dalam SK Bupati Nomor 21 tahun 2006 disebutkan biaya KTP sebesar Rp 6 Ribu saja.

Dari pantauan Malang Post, biaya KTP massal di Kelurahan tersebut bervariasi, mulai dari Rp 6400 hingga Rp 12500. Di wilayah RW 10, warga diwajibkan membayar Rp 7 Ribu sebagai biaya administrasi KTP termasuk foto. Sedangkan di lokasi yang lain, ditemukan diduga pihak RW menunggangi KTP masal dengan pungli uang kas RW.

“Saya membayar Rp 12500, saat itu pak RT sendiri yang datang ke rumah, katanya sekalian bayar uang kas. Saya sebenarnya keberatan, tapi bagaimana lagi kita butuh KTP,” terang Syaiful 55 tahun, warga RW 3 RT I kepada Malang Post.

Hal senada dikatakan Sanik 46 tahun, warga RW 3 RT I yang mengaku dipungut biaya KTP Rp 12500 pula. Sanik mengatakan pihaknya didatangi petugas RT untuk menyerahkan blangko sekaligus mengambil ongkos. Seorang pengurus RW yang enggan disebut namanya mengatakan banyak warga RW 3 yang terlanjur membayar Rp 12500.

“Ada yang Rp 10 Ribu ada yang Rp 12500, ada pula yang membayar normal, namun sebagian besar membayar Rp 10 Ribu dan Rp 12 Ribu,” ujarnya.

Sementara itu Ketua RW 4 Yuli Martoto membenarkan jika warga RW 3 dikenai biaya KTP diatas harga normal. Namun pria yang akrab disapa Toto itu mengatakan sisa uang tersebut dimasukkan dalam kas desa. Totok menegaskan, warga di wilayah RW 4 tetap membayar normal, tanpa dipungut biaya kas dan lain-lain.

“Sebenarnya, kita telah melakukan sosialisasi terhadap RW dan tidak diperkenankan memungut untuk yang lainnya,” imbuh Lurah Pagentan Rino Irawan ditemui Malang Post.

Menurut Rino KTP Masal di Kelurahan Pagentan dipusatkan pada empat lokasi, pertama di balai kelurahan untuk RW 1, 2, 8, 9. Lokasi kedua di Jalan Tumapel untuk RW 5,6,7 dan lokas ketiga di jalan Masjid untuk RW 3,4. Sedangkan lokas keempat di sisi TImur Pasar Singosari khusus untuk warga RW 10. Warga diwajibkan membayar Rp 6400 bagi yang berfoto ditempat dan Rp 4 Ribu bagi yang membawa foto dari luar.

Secara terpisah Kepala Badan Kependudukan dan Catatan Sipil Dra. Cholis Bidajati MM mengatakan sesuai SK Bupati, biaya KTP Rp 6 Ribu. Dengan hitungan Rp 4 Ribu untuk Pemkab Malang, sedangkan Rp 2 Ribu untuk dibayarkan pada rekanan sebagai biaya foto. “Seharusnya tidak ada biaya yang lainnya,” tegasnya saat dihubungi Malang Post secara terpisah, kemarin.(ary/eno) (Ary Wicaksono/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Indonesia, Malang Raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s