Banyak Peserta SNMPTN Pesimis Ujian Pertama, Hari ke-Dua Pilih Absen

Hari pertama ujian Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Rabu lalu, tampaknya membuat peserta ujian hari kedua, down. Puluhan peserta memutuskan untuk tidak mengikuti ujian hari kedua kemarin. Indikasi ini terlihat dari bertambahnya jumlah siswa yang tidak hadir dalam ujian Kamis kemarin.

Di kelompok IPC misalnya. Di hari pertama ada 53 siswa yang tidak hadir. Sementara di hari ke dua kemarin jumlahnya bertambah hingga 73 peserta. Bahkan ada satu peserta yang mengikuti ujian di UM yang jatuh sakit di kursi ujian.

Untungnya peserta yang tinggal di Jalan Mojokerto Kota Malang itu sudah menjawab soal-soal ujian, sehingga panitia langsung mengantarkannya pulang dengan mobil dinas UM.

‘’Saya melihat banyak peserta yang down. Banyak juga peserta merasa pesimis dengan ujian yang pertama, sehingga mereka memutuskan untuk tidak ikut ujian hari ke dua,’’ ungkap Humas Universitas Negeri Malang (UM) Drs Zulkarnain Nasution M.Pd kepada Malang Post.

Peserta sendiri mengakui jika soal-soal SNMPTN sangat sulit. Seperti pengakuan Maftukhah asal MA Islamiyah Pamekasan. Bahkan dibandingkan hari pertama, tingkat kesulitannya lebih tinggi. ‘’Ya lebih sulit sekarang. Soalnya hitung-hitungan,’’ ujar cewek berjilbab yang mengaku mendaftar di Universitas Brawijaya ini.

Demikian pula dengan Ahmad Wahani yang berasal dari SMAN Kediri. ‘’Soalnya sulit banget. Saya kira tingkat kesulitannya mencapai tingkat tersulit menurut saya,’’ jelasnya.

Sementara itu Drs M Husnan Abror, aktivis lembaga bimbingan belajar yang juga Guru Matematika MAN I Malang mengungkapkan, pada dasarnya soal-soal SNMPTN tahun ini tidak jauh berbeda dengan sebelumnya.

Hanya saja, jika peserta tidak pernah mengenal soal-soal SNMPTN tahun lalu, tidak heran jika banyak yang pusing melihat kerumitan soal ujian.

‘’Saya lihat soal IPA hari ini (kemarin, Red.) ada yang hampir sama dengan tahun lalu. Tidak dirubah angkanya, begitupun soal Matematika di hari pertama ujian. Karakteristiknya hampir sama dengan soal-soal lima tahun terakhir,’’ ungkapnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Pimpinan LBB Total Win College ini menuturkan, soal-soal SNMPTN memang tiga kali lebih sulit dibandingkan dengan soal Ujian Nasional (UN).

Namun kuncinya hanya pada trik mengerjakannya dan mendalami materi soal lima tahun terakhir. Sebab materi yang dibahas tidak jauh beda dan biasanya hanya diubah pada angkanya saja.

‘’Soal model SPMB (SNMPTN, Red.) sebenarnya mudah ditebak, dan ada trik untuk menjawabnya. Biasanya itu diajarkan di LBB, kalau di sekolah saja tidak cukup,’’ ungkapnya.

Namun bagi peserta yang pesimis dengan hasil ujian, banyak diantara mereka yang langsung menyerbu pendaftaran jalur mandiri II yang dibuka di UM kemarin.

Jalur Mandiri II ini merupakan saringan masuk PTN yang diperuntukkan bagi siswa yang tidak lulus SNMPTN asalkan mau membayar lebih.

Seperti dilakukan Wiwin, lulusan SMAN 2 Malang. ‘’Saya tidak mau ambil risiko tidak diterima di PTN, jadi kalau tidak diterima di jalur SNMPTN saya coba jalur lain saja,’’ ungkapnya.

Sementara itu Ketua Panitia Lokal Malang SNMPTN, Prof Dr Ir Bambang Suharto menilai, pelaksanaan SNMPTN tahun ini relatif lancar. Tercatat total ada 90 peserta IPA, 73 peserta IPC dan 199 peserta IPA yang tidak hadir.

Ia juga menilai, pengawasan SNMPTN di Malang mencatatkan prestasi. Berkat kejelian pengawas, ditemukan satu peserta yang memalsukan tandatangan.

‘’Ujian sudah selesai, peserta tinggal menunggu saja pengumumannya. Kalaupun tidak diterima bisa mendaftar di jalur SPMK UB,’’ ungkapnya. Sementara itu pengumuman hasil ujian rencananya akan dilakukan pada 1 Agustus mendatang. (oci/mp-16/avi) (Rosida/malangpost)

4 Komentar

Filed under Berita, Indonesia, Malang, Pendidikan

4 responses to “Banyak Peserta SNMPTN Pesimis Ujian Pertama, Hari ke-Dua Pilih Absen

  1. sonny rib hartantha

    saya adalah peserta SNMPTN 2008. saya setuju jika soal2 yang diujikan bisa dibilang sulit. sebab jika saya bandingkan dengan soal2 SPMB sebelumnya, setiap tahun pasti ada soal yang sama setiap tahun, tetapi ujian hari pertama terbukti tidak ada satu pun soal yang sama dengan persis dengan tes soal tahun2 yang lalu. untuk soal mata ujian Bahasa Indonesia, terlalu banyak mengenai kata baku.

  2. Bendi

    saya setuju kalau dibilang soal snmptn 2008 sulit, biasanya pade try out-try out yang pernah saya hadapi, saya rata2 dapat menjawab madas 23 soal, dan pada saat snmptn kemarin, saya hanya benar 15 pada madas.
    begitupun dengan bahasa indonesia dan bahasa inggris.

  3. Saya kira SNMPTN soalnya baru eh ternyata masih pake soalnya perhimpunan SPMB…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s