Penumpang KA Naik 20 persen

Memasuki liburan sekolah, penumpang kereta api melonjak drastis. Untuk membeli tiket kereta api kelas ekonomi, penumpang harus antre. Sedangkan tiket KA Gajayana tujuan Jakarta sudah terjual habis hingga Minggu (13/7) mendatang.

Tingginya lonjakan penumpang tampak di Stasiun KA Kota Baru, kemarin pagi. Ratusan orang sejak jam 08.00 WIB udah antre membeli tiket KA Matarmaja tujuan Jakarta. “Kalau mau dapat tiket ya harus beli sekarang. Sekarang banyak penumpang, kalau beli siang nanti tidak dapat lagi. Pasti sudah habis terjual,” kata Purnomo, salah seorang calon penumpang KA Matarmaja yang akan berlibur bersama keluarganya ke Jakarta. Purnomo rela antre sejak pagi. Dua jam setelah antre, dia baru mendapatkan tiket kereta.

Kepala Stasiun KA Kota Baru, Setiono mengatakan, untuk pembelian tiket kereta api kelas ekonomi tidak dilayani dengan sistem pesan. Penumpang dipersilahkan membeli tiket lebih awal sebelum kereta diberangkatkan.

Misalnya untuk KA Matarmaja tujuan Jakarta, penjualan tiket dimulai sejak pagi hari sebelum kereta akan diberangkatkan. Seperti kemarin pagi, penumpang ramai-ramai datang membeli tiket sejak penjualan tiket dibuka. Ini dilakukan karena sedang tingginya arus penumpang liburan sekolah. Untuk kemarin saja, tiga jam setelah penjualan tiket dibuka, langsung ludes dibeli calon penumpang. “Sejak jam 08.00 WIB sampai 11.00 WIB, terjual sekitar 460 tiket KA Matarmaja,” jelasnya.

Khusus untuk KA Gajayana tujuan Jakarta, kata Setiono, tiketnya sudah habis terjual hingga 13 Juli mendatang. “Sejak 25 Juni lalu, tiket KA Gajayana sudah habis terjual. Diperkirakan, arus penumpang baru normal lagi pada 13 atau 14 Juli mendatang,” jelas mantan kepala Stasiun KA Bangil ini.

Kemarin sejumlah penumpang yang tidak mengetahui sudah habis terjualnya tiket KA Gajayana sempat datang ke Stasiun Kota Baru. Akhirnya mereka terpaksa pulang dengan tangan kosong. “Wah terpaksa saya dan keluarga balik ke Jakarta naik bus atau pesawat terbang. Tapi itu pun belum pasti,” kata Sumarno, salah seorang calon penumpang yang gagal mendapat tiket KA Gajayana.

Secara keseluruhan, kata Setiono, lonjakan penumpang kereta api naik antara 15 sampai 20 persen. Kenaikan jumlah penumpang juga terjadi pada penumpang KA Malang Ekspres tujuan Surabaya dan KA Penataran.(van/lim) (Vandri Van battu/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Malang Raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s