XL akan Melebur Brand-brand Prabayarnya

operator XL rencananya akan melakukan peleburan kartu-kartu prabayar mereka, Jempol dan Bebas, ke dalam satu kartu saja pada kuartal ketiga tahun ini. Kartu tunggal hasil merger Jempol dan Bebas tersebut akan menawarkan gabungan kelebihan yang dimiliki kedua kartu lama. Yakni tarif menelepon murah ala Bebas dan Tarif SMS super irit ala Jempol.

Berdasarkan data, sebanyak 96 persen dari 18,4 juta pelanggan XL adalah pengguna kartu prabayar. Namun jumlah tersebut memiliki kontribusi berbeda dari dua kartu pra bayar yang dimilikinya. Kartu Bebas memiliki kontribusi sebesar 76 persen. Sedangkan kartu Jempol memiliki kontribusi sekira 15 persen saja.

Dari angka ini terlihat bahwa kartu Jempol XL tidak mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan bahkan cenderung hanya menghabiskan budget perusahaan, yang nilai produksi chip per unitnya mencapai USD 3. Padahal saat pertama kali diluncurkan, kartu Jempol ditujukan bagi pengguna seluler kelas menengah ke bawah yang difokuskan pada layanan SMS dengan tarif murah.

Nantinya, nama XL akan disematkan sebagai tajuk dari produk prabayar tunggal tersebut. Sayangnya, hingga kini pihak XL masih sulit dimintai konfirmasi. Yang jelas, tahun ini XL menargetkan untuk meraih 20 juta pelanggan sehingga pada akhir tahun nanti mereka mampu menambah jumlah pelanggannya menjadi 38,5 juta.

Tidak Perlu Ganti Kartu
Peleburan kartu Jempol dan Bebas akan mulai digalakkan XL secara bertahap terhitung mulai Agustus nanti. Para pelanggan Jempol akan langsung dibebankan tarif dan layanan yang dimliki oleh Kartu Bebas.

“Para pelanggan Jempol nantinya secara otomatis akan langsung menjadi pelanggan Bebas tanpa harus mengganti kartu. Mereka bisa menikmati tarif dan layanan yang selama ini dinikmati oleh pelanggan Bebas, baik itu tarif menelepon murah maupun tarif SMS murah,” ujar VP Marketing XL, Djunaedy Hermawanto.

Menurut dia, langkah ini akan mereka lakukan untuk memberikan perhatian yang seimbang kepada semua pelanggan XL. Bahkan pelanggan kedua produk XL tersebut tidak lagi akan disebut sebagai pelanggan Jempol ataupun pelanggan Bebas. “Nantinya mereka akan disebut sebagai Pelanggan XL Prabayar,” ujar Djunaedy.

Lebih lanjut ia memaparkan bahwa saat ini proses penggabungan tersebut masih dalam taraf sosialisasi kepada pelanggan. Sehingga diharapkan tidak akan terjadi salah paham saat 2 juta pelanggan Jempol mendapat perlakuan yang sama dengan kurang lebih 16 juta pelanggan Bebas pada Agustus nanti.

“Saat ini masih ada sisa 100.000 unit kartu Jempol yang belum digunakan tapi masih beredar di pasar. Untuk menarik semua kartu tersebut kami akan bekerja sama dengan dealer dan outlet,” tandas Djunaedy. Sedangkan untuk sosialisasi, mengenai perpindahan Jempol ke Bebas, pelanggan Jempol akan diberikan pemberitahuan lewat SMS yang langsung dikirim ke ponsel mereka dan juga edukasi di media massa.

“Intinya pelanggan tidak perlu khawatir karena kartu mereka masing-masing masih dapat digunakan dengan nyaman. Malah mereka akan mendapatkan tarif SMS dan nelepon yang murah dua-duanya,” pungkasnya.
(sh/mar) (marga/malangpost)

2 Komentar

Filed under Berita, Indonesia

2 responses to “XL akan Melebur Brand-brand Prabayarnya

  1. sipe

    bagus , tarif xl ga pincang lagi cz tlpn maupun sms sama sama murahnya, secepatnya sangat lebih baik untuk di wujudkan. xl ers malang-tenggarong.

  2. padahal dulunya kartu bebas yang mau mati ya? sampe diobral2 segala.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s