Pengumuman Pendaftaran Siswa Baru (PSB) online Digelar Hari Ini, Sementara Hanya Dikenakan Biaya SPP

Pengumuman hasil Pendaftaran Siswa Baru (PSB) online digelar serentak hari ini. Bagi yang diterima di sekolah negeri, harus mulai mempersiapkan biayanya. Pihak sekolah belum bisa leluasa menarik sumbangan untuk siswa barunya, sebab aturan pungutan belum ada. SK Wali Kota belum diterbitkan.
Hanya saja, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang Dr HM Shofwan memberi lampu hijau kepada sekolah untuk mulai menarik biaya SPP untuk siswa barunya.

‘’Semua kepala sekolah harus melayani daftar ulang dengan baik dan tidak banyak syarat. Permudah masyarakat untuk memperoleh layanan pendidikan,’’ ungkap Shofwan.

Karena SK baru belum terbit, maka untuk penarikan SPP ini acuannya digunakan acuan tahun 2007. Yang besarannya untuk SMP SPP antara Rp 25 ribu, Rp 30 ribu dan Rp 40 ribu ditambah biaya komputer dan lain-lain Rp 27 ribu di kelas reguler, dan SPP Rp 205 ribu di kelas akselerasi. Untuk SMA SPP Rp 70 ribu untuk kelas reguler, Rp 250 ribu untuk kelas akselerasi, dan Rp 150 ribu untuk kelas akselerasi.
Sementara beberapa sekolah tampak berhati-hati untuk mengumumkan soal tarikan ini. Bahkan beberapa dari sekolah masih enggan memberikan keterangan mengenai persyaratan daftar ulang ini. ‘’Semuanya satu pintu, tanya dinas saja,’’ ungkap salah satu kepala sekolah.

Di SMAN 8 Malang, pengumuman daftar ulang ini dilakukan lebih terbuka. Bahkan Kepala Sekolah Setyoraharjo menegaskan pihaknya menetapkan aturan daftar ulang mengacu pada SK tahun lalu.
‘’Daftar ulang hanya membayar SPP saja Rp 100 ribu. Sesuai dengan SK tahun lalu. Selebihnya hanya persyaratan pendataan saja,’’ ungkapnya ramah.

Setyo menuturkan usai daftar ulang, siswa harus mempersiapkan kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS). Untuk itu pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan OSIS SMAN 8 Malang.

Yang intinya mengharapkan agar proses MOS dilakukan sesuai tujuan. Yaitu menumbuhkan kecintaan siswa kepada almamater. Dan dengan tegas menghapus perploncoan yang menjadi ciri khas di setiap pelaksanaan MOS. (oci/avi) (Rosida/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Indonesia, Malang, Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s