Mantan Walikota Malang Meninggal Dunia

Kota Malang berduka. Salah seorang putra terbaiknya, Kolonel (purn) HM Soesamto, mantan Wali Kota Malang periode 1988-1998 meninggal dunia, Rabu (30/7) kemarin di RST Soepraoen.

Pak Samto, demikian dia biasa dipanggil, menghembuskan napas terakhir pukul 08.00 WIB setelah dirawat di RST Soepraoen sejak lima hari lalu. Mantan wali kota yang gemar mendalang itu meninggal dalam usia 67 tahun.

Dia meninggalkan seorang istri, Hj Rusti Soesamto, lima putra-putri, Didik Rusdianto, Rudy Haryanto, Indra Ruspita, Bambang Ruscahyanto, Wawan Trinugroho serta 10 cucu.

Yuli Vieta Nurvanti, menantu tertua Soesamto menjelaskan, lima hari lalu, kondisi tubuh Pak Samto drop. Saat itu mengalami dehidrasi dan langsung menjalani pengobatan di RST Soepraoen.

‘’Kondisi fisik bapak sudah menurun. Sebenarnya kondisi bapak sudah menurun sejak dua tahun lalu,’’ kata dia. Bahkan pada akhir periode kedua saat menjabat wali kota, sekitar 1997 lalu, Soesamto menjalani operasi by pass jantung, kemudian juga menjalani operasi ginjal. ‘’Bapak juga ada diabetes,’’ sambung ibu tiga anak ini.

Sebelum menghembuskan napas terakhir kemarin pagi, kata Vieta, mertuanya sempat banyak makan. ‘’Waktu disuap, makannya banyak. Sedangkan tadi malam (kemarin malam,red) minta keluar diteras,’’ kata istri Didik Rusdianto ini.

Mantan Mbakyu Malang 1988 ini memiliki kesan yang sangat mendalam pada mertuanya itu. Sebab saat masih menjadi Mbakyu Malang 1988, Soesamto yang menjodohkannya dengan Didik. ‘’Bapak yang mencomblangi kami,’’ terangnya.

Selama hidup, Soesamto selalu mengajarkan anak, menantu dan cucunya tentang kesederhanaan dan bergaul tanpa memilih orang. Dia juga merupakan figur ayah sekaligus pemimpin.

Muhamad Kresna Aditama, cucu pertama Soesamto mengungkapkan, dirinya sangat berkesan pada kakeknya itu. Kakeknya itu juga sekaligus menjadi motivatornya.

Selain keluarga, pejabat sipil dan militer, mantan pejabat hingga masyarakat kecil kemarin memberi penghormatan di rumah duka di Jalan Bunga Merak. Mereka sangat terkesan pada Soesamto.
Gubernur Jawa Timur H Imam Utomo yang saat ini menjadi penjabat wali kota Malang kemarin datang ke rumah duka untuk memberi penghormatan terakhir. Dia juga menyampaikan ucapan duka warga Kota Malang.

Wali Kota Malang Terpilih, Peni Suparto juga ikut menyatakan rasa duka dan kehilangan seorang figur pemimpin. Setelah mendengar kabar duka itu, Inep yang sedang berada di luar kota langsung mengutus istrinya, Ny Heri Peni Suparto untuk melayat. Drs Bambang PU, Hasanudin Latief dan sejumlah tokoh politik juga melayat di rumah duka.

Sejumlah pejabat yang datang memberi penghormatan terakhir diantaranya, Wali Kota Batu Edy Rumpoko, Wawali Batu HM Budiono, Wali kota Kediri, HA Maschut, PTH Wali Kota Malang Ahmad Basuki, Sekkota Malang Bambang DH Suyono, mantan Bupati Malang yang juga mantan Wagub Jatim Abdul Hamid juga tampak di rumah duka.

Kemarin sore, jenasah Soesamto dimakamkan di TPU Samaan dengan upacara militer dipimpin Kepala Kesehatan Kodam V Brawijaya, Kol CKM drg Pangestu. (van/avi) (Vandri Van Battu/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s