Wisata Air Rolak Kedungkandang

Rencana pembangunan wisata air di rolak, Kedungkandang sudah dinyatakan layak sejak 2005 lalu. Kini pembangunannya hanya menunggu persetujuan Pemprov Jatim saja.

Rencana pembangunan wisata air sebenarnya sudah dimulai sejak 2005 dengan diawali studi kelayakan. Saat itu, studi kelayakan dilakukan Bidang Fisik dan Prasarana, Bapeko.

Sewaktu studi kelayakan wisata air dilakukan, kabid Fisik dan Prasarana dijabat Dr Ir Drs JE Sulistyono MSi yang kini menjadi Kabag Humas. Hasil studi kelayakan merekomendasikan pembangunan wisata air layak dilakukan. Sejumlah rencana pembangunan fasilitas penunjang wisata air itu juga sudah disiapkan pemkot.

Hanya saja untuk mempercantik dan membangun fasilitas wisata di bendungan itu harus ada izin Pemprov Jatim. “Kewenangan sungai itu (Sungai Amprong) ada di Pemprov Jatim,” jelasnya.
Menurut pejabat yang akrab disapa Jarot ini, pada 2006 lalu pemkot sudah mengirim surat tentang pemanfaatan aliran sungai Amprong untuk wisata dan budidaya ikan. Namun sampai saat ini surat resmi pemkot belum mendapat tanggapan.

Jika rencana ini direalisasi kata dia, sudah sesuai dengan kebijakan pemkot untuk mengembangkan kawasan timur Kota Malang. Adanya obyek wisata bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Berdasarkan studi kelayakan, rencananya pemanfaatan kawasan rolak menjadi wisata air dan tempat budidaya ikan. Bila rencana ini direalisasi, dipastikan memiliki dampak perguliran ekonomi masyarakat.
Khusus untuk wisata, berdasarkan studi kelayakan, dibangun wisata perahu dan renang. Sejumlah fasilitas yang direkomendasikan untuk dibangun di antaranya, gazebo, kios untuk menjual cinderamata, lokasi pentas musik dan tempat parkir.

Sementara pemkot sudah pernah merencanakan pembangunan talud atau dinding pembatas rolak. Tujuannya di antaranya untuk semakin mempercantik kawasan rolak. Sesuai studi kelayakan, kawasan rolak dinyatakan layak ditata menjadi tempat wisata karena sejumlah aspek. Di antaranya sudah ada embrio sebagai tempat wisata, meskipun masih bersifat temporer, seperti saat peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Selain itu, dari aspek potensi, kawasan tersebut dinilai layak karena sejumlah faktor. Di antaranya, adanya aliran Sungai Amprong, adanya dam rolak, adanya panorama alam dengan kontur yang menarik, bisa berwisata dengan perahu dayung menyusuri sungai Amprong.

Sedangkan untuk kelayakan tapak, memiliki keadaan topografi pada kawasan wisata rolak yang menarik. Untuk zona pandang, pemandangan di wisata rolak dinilai masih sangat alami.(van/lim)
(Vandri Van Battu/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Malang, Pariwisata

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s