APBD Batu Bocor Rp 3 M Tiap Bulan

Tiga fraksi DPRD Kota Batu mendesak Wali Eddy Rumpoko bertindak tegas terhadap stafnya yang melakukan pelanggaran sehingga menyebabkan kebocoran APBD tahun 2007 hingga Rp 12 miliar lebih. Hal itu disampaikan dalam pandangan umum fraksi-fraksi terhadap pidato penyampaian laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) wali Kota Batu tahun 2007.

Ketiga fraksi itu antara lain, Fraksi PDIP, Fraksi Gabungan (FGab) dan Fraksi Partai Demokrat. Ketua FGab Sugeng Minto Basuki berharap wali kota harus berani bertindak tegas dalam menangani permasalahan di Pemkot Batu.

“Jangan sampai terjadi kesalahan kali kedua hal yang sama. Potret Pemkot Batu tahun 2007 mengalami kegagalan dalam melayani masyarakat. LKPJ pun sangat memprihatinkan,” kata Minto di hadapan sidang paripurna DPRD Kota Batu, kemarin.

Berbeda dengan Minto, juru bicara FPDIP, Abdul Majid meminta wali kota tidak hanya tegas, tapi harus berani mereformasi birokrasi dan melakukan perubahan fundamental.

Selama tahun 2007 menurut penilaian FPDIP, SKPD yang ada sangat menjemukan dan hanya melaksanakan rutinitas. Perilaku ini menyebabkan terjadinya penyimpangan, salah satunya kebocoran dana kas daerah yang mencapai Rp 12 miliar lebih.

“Soal bagaimana penyelesaian perhitungan LKPJ tahun 2007, kami menyerahkan sepenuhnya pada Pansus LKPJ dan Tim Otoda yang akan membahasnnya secara tuntas,” ungkap Majid.

Sebelumnya, Wali Kota Eddy Rumpoko sudah meminta Bawas untuk menindaklanjuti kasus raibnya kas sebesar Rp 12 miliar. Mereka yang menggunakan dana itu harus mengembalikannya kepada negara. Kebocoran kas daerah itu bukan terjadi saat kepemimpinannya, tapi terjadi sebelumnya. Pasangan Eddy-Budi dilantik sebagai wali kota dan wakil wali kota pada 24 Desember 2007 atau di masa akhir tahun anggaran tahun 2007.

Sebelumnya, kebocoran dana Kasda sempat dicium Wali Kota Batu, H.M. Khudhori saat menjabat sebagai wali kota menggantikan (alm.) Imam Kabul. Dana Kasda yang bocor diperkirakan sebesar Rp 5,6 miliar. Bahkan, pada 7 November 2007, Khudhori sempat melaporkan kepada presiden RI dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dari informasi yang diperoleh Malang Post, kebocoran dana Kasda sebesar Rp 12 miliar lebih terjadi sejak awal Januari 2007 lalu. Hampir setiap bulan ada kebocoran yang besarnya mencapai Rp 3 miliar lebih pada Maret 2007 lalu. Terendah pada bulan Juli Rp yang hanya 432 juta lebih. Sisanya beragam, rata-rata mencapai angka yang mengejutkan kisaran Rp 1 miliar. (lihat di tabel, red). Totalnya mencapai Rp 13 miliar lebih. Tapi, pada 28 Desember 2007 ada pengembalian dana sebesar Rp 1,7 miliar, hingga sisanya Rp 12 miliar lebih. (aim) (Muhaimin/malangpost)

1 Komentar

Filed under Batu, Berita, Malang Raya

One response to “APBD Batu Bocor Rp 3 M Tiap Bulan

  1. gue sebenernya kurang ngerti sama politik sih… tapi begitu membaca blog ini jadi agak ngerti… thanks ya!!

    salam kenal!! main balik ke blog gue yuuukkk…

    http://diazhandsome.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s