Dibius, Diperkosa Kekasih

Cipluk (paling kiri)

Cipluk (paling kiri)

Cipluk (nama samaran), 16 tahun, siswi kelas XI sebuah sekolah negeri di Malang, harus menanggung aib seumur hidupnya. Dia menjadi korban perkosaan yang dilakukan Bgs, 25 tahun warga Kecamatan Lowokwaru, yang tak lain kekasihnya.

Ironisnya, perkosaan tersebut tidak hanya dilakukan sekali, melainkan sudah tiga kali. Itupun dilakukan Bgs, ketika korban kondisi tak sadarkan diri lantaran sebelumnya dicekoki minuman bercampur obat tidur. Perkara itulah yang siang kemarin, diadukan orangtua Cipluk ke Polresta Malang.

“ Saya sendiri baru tahu anak saya diperkosa, ya siang tadi (kemarin, red). Karena tidak ingin anak saya dikeluarkan dari sekolah hanya karena peristiwa itu, maka saya langsung mengadu ke Polresta,” ungkap ibu korban kepada Malang Post saat ditemui di IRD RSSA.

Menurutnya, hubungan Cipluk dengan Bgs merupakan sepasang kekasih yang terjalin sejak Maret lalu. “Saya sendiri baru tahu kalau anak saya pacaran, ya saat kasus perkosaan ini terungkap,” ujarnya.
Perkosaan itu terjadi 9 Mei hingga Juni lalu, di rumah seorang teman Bgs di Jalan Borobudur, Malang.

Saat itu, korban diajak Bgs bertemu kemudian diajak ke rumah temannya. Di rumah temannya itulah, korban diberi minuman yang sudah dicampuri obat tidur. Akibatnya, korban tak sadarkan diri hingga terjadi aib tersebut.

Terbongkarnya kasus tersebut, berawal dari guru agama korban yang mencurigai Cipluk sering linglung dan melamun. Lantas, tanpa sepengetahuan siswa lainnya, guru tersebut mengorek keluhan Cipluk. Begitu mendengar muridnya jadi korban perkosaan, sang guru cepat memaggil orangtua Cipluk. (agp/lyo) (agung priyo/malangpost)

11 Komentar

Filed under Berita, Malang, Pendidikan

11 responses to “Dibius, Diperkosa Kekasih

  1. Maaf …kayanya kasus Cipluk ini merupakan kasus yang sering terjadi pada pelajar. Kalau membaca artikel diatas kayanya Orang tua Cipluk sangat kurang kontrol terhadap anak gadisnya….masa anak sudah pacaran orang tua tak tahu….
    seharusnya orang tua menyadari kalau anaknya sudah gadis dan perlu perhatian khusus, Kalau sudah terjadi perkosaan baru kalang kabut tuh siorang tua….
    Tapi aku salut ma guru agamanya cipluk yang sangat memperhatikan murid ..walau akhirnya kecolongan juga.

  2. indahmungil

    Kembali peran orang tua yang harus lebih perhatian. Apalagi dengan punya seorang putri.
    Negara juga punya andil dengan bobroknya moral dari anak-anak kita, karena menjalankan sistem pemerintahan yang jelas-jelas hanya berorientasi pada barat. Pergaulan bebas. padahal Allah tidak mengajarkan seperti itu.
    Sudah saatnya kalau kita hendak memperbaiki moral bangsa ini dengan kembali kepada islam dengan berserah diri.

  3. Satu peringatan lagi bagi para orang tua yg memiliki anak perempuan. Tentu juga jadi peringatan utk kita semua. Marilah kita jaga masa depan generasi muda kita.

  4. makanya jangan terlalu percaya dengan kekasih hati,
    palagi masih cuma pacar-pacaran dan biasa memberikan harapan … biasanya cowo mengira cewe yang pendiam mudah diapa-apakan. tuh buktinya dengan mudah bisa dibius …

    aduh aduh duh gusti,
    gimana si orang tua ni ….
    ampun ampun .

  5. sungguh miris kejadian seperti ini terus berulang :(

  6. oki rahadianto

    seharusnya pasangan yang berpacaran tahu dan sadar bahwa mereka sedang bermain-main, so seharusnya jangan terlalu mudah percaya dulu sama orang…

    ini bukan salah orang tua, seharusnya anak2 itu sendiri yang betanggung jawab pada dirinya..

  7. sepertinya kurang bijak kalau kita menyalahkan pihak cipluk ,baik cipluk sendiri atau orangtua cipluk. Cipluk adalah Korban korban kejahatan. kasus ini bukan hanya perhatian bagi orangtua yg memiliki anak gadis,tapi juga perhatian untuk orangtua yang memiliki anak laki2. karena apa yg dilakukan kekasih cipluk itu adalah perbuatan kriminal walaupun dibumbui dengan embel2 pacaran

  8. det

    di sisi lain banyak pelajar lain yang melakukan sex bebas setiap hari. tak terhitung jumlahnya. salah satu faktor katalis adalah banyaknya penginapan murah yang menerima tamu dengan bebas. juga banyaknya siswa sekolah membawa mobil. banyak diantara sex bebas itu yang berawal dari saling remas di dalam mobil. (hasil survey det media)

  9. alief28

    waduh….

    heran deh, diperkosa kok sampe 3kali?3

    hmm

  10. ferrykurniawan

    memang saat ini banyak juga terjadinya hamil diluar nikah, jadi para ortu yang memiliki anak gadis (klo dibilang perawan tar dah gak perawan jdi sebutnya anak gadis aja) haru memberi perhatian yang lebih sejak anak masuk SMP,karna dimasa sepertiitu rasa ingin tahu seorang anak sangat lah besar.

    jangan sampaik anak gadis yang dibanggakan membuat malu keluarga dengan hal yang gak seharusnya.

    dan btasilah seorang anak saat mereka sudah mengenl seorang cowok jangan terlalu dekat
    karna hal itu akan membuat mereka leluasa melakukan hal2 yang gak seharusnya

    bagi guru agamanya:: jika saja semua guru memberi perhatian lenbihpada siswa mkin itu jga akan mengurangi tingkat hancurnya moral anak muda sebagai penerus bangsa kelak

    apakah enar lo 2020 gak akan ada anak perawan diatas SMA>>>>>>>>>

    salam satu jiwa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s