Dalam 3 Bulan, Kabupaten Digelontor TKI Rp 37 Miliar

Bambang Sugeng

Bambang Sugeng

Dalam kurun waktu tiga bulan yang lalu, jumlah transfer uang TKI (Tenaga Kerja Indonesia) asal Kabupaten Malang pada keluarganya mencapai Rp 37 miliar. Jumlah transfer pada bulan Februari hingga Maret tersebut makin meningkat karena saat itu memasuki masa ajaran baru. Hal itu dikatakan Kepala Bidang Pengembangan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnaker dan Transmigrasi Bambang Sugeng.

Berdasarkan catatan Bidang Pengembangan dan Penempatan Tenaga Kerja, puncak peningkatan tranfer terjadi pada bulan Februari. Pada bulan tersebut, nilai tranfer TKI di negara Hongkong, Arab, Jepang, Malaysia, Singapura, Taiwan dan Kuwait mencapai Rp 17,235 miliar. Dana tersebut ditranfer pada sejumlah bank di kota Malang, terdiri dari BNI Unibraw, BRI Kawi, Bank Buana Indonesia dan BNI Cabang Malang.

“Dana tersebut rata-rata dikirim karena menginjak masa tahun ajaran baru, biaya masuk sekolah dan biaya kuliah,” ungkap Bambang.

Pada bulan Februari tersebut, Bank yang paling banyak mendapat tranfer dana adalah bank BNI Cabang Malang dengan nilai Rp 6,375 miliar. Sedangkan negara tujuan TKI Arab tercatat sebagai pengirim real terbanyak yang dirupiahkan mencapai angka Rp 12,600 miliar.

“Pada bulan Maret nilai tranfer Rp 9,543 miliar, paling banyak dari Arab sekitar Rp 5,752 miliar. Sedangkan pada bulan Juni, tranfernya sekitar 10,594 miliar, kali ini terbesar tetap Arab Rp 6,923 miliar baru Hongkong sekitar Rp 2,886 miliar,” urai Bambang.

Mengenai ketersediaan lapangan kerja pada tahun 2008 Bambang mentargetkan bagi para laki-laki. Sebab pada tahun 2007 lalu, sekitar 98 persen kesempatan kerja dikuasai oleh para perempuan, khususnya untuk ke luar negeri. Berdasarkan data terakhir yang tercatat di Disnaker dan Mobduk sebanyak 49.277 dari jumlah angkatan kerja 1,166 juta jiwa.

Menurut Bambang lapangan kerja untuk laki-laki sangat sedikit, hal itu tampak dalam perbandingan penempatan kerja di luar negeri, perempuan sebanyak 4.063 orang dan lak-laki hanya 104 orang saja. Di Timur Tengah ditempatkan 1304 TKI, Hongkong sekitar 1292 TKI dan di Batam sebanyak 482 TKI. Sehingga untuk devisa negara (remitten), sektor itu telah menyumbangkan Rp 107.858.015.662.(ary/eno)
(Ary Bagus/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Kabupaten Malang, Malang Raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s