Daya Tampung SMK Digenjot

Kota Malang terus disiapkan untuk memenuhi kebijakan pemerintah untuk memposisikan jumlah SMK dibanding SMA 70:30. Dinas Pendidikan Provinsi Jatim beberapa waktu lalu bahkan mengumpulkan seluruh kepala SMK, pengawas, dan juga Kabid Pendidikan Menengah untuk tetap memegang komitmen kebijakan tersebut.

Upaya menggenjot target itu, bahkan provinsi menawarkan model pendidikan dua shift di SMK. “Daya tampung SMK tetap menjadi prioritas untuk ditingkatkan. Bahkan kalau perlu ada sistem dua shift untuk memperbesar daya tampung ini,” ungkap Kabid Dikmen Disdik Kota Malang, Drs Sugiharto kepada Malang Post, kemarin.

Sistem dua shift itu, sebenarnya juga sudah diterapkan di SMKN 4 Malang. Hanya saja secara pelaksanaan tidak ada siswa yang masuk siang. Sebab siswa di kelas tiga selama satu tahun berada di tempat industri, sehingga ruang kelas bisa menampung siswa kelas satu dan dua. Meski ada aturan boleh dua shift, Pak Gik panggilan akrab Sugiharto, soal kualitas harus tetap menjadi prioritas. Jumlah siswa yang besar diharapkan tidak mengganggu mutu pembelajaran yang ada. Sehingga dari sisi guru, sarana prasarana, fasilitas penunjang juga harus ditingkatkan.

Soal mutu ini, kata dia, SMK bisa mengukurnya melalui banyaknya institusi pasangan. Misalnya, kerja sama antara dunia usaha dan dunia industri (Dudi). Sementara upaya peningkatan mutu bisa dilalui dengan memanfaatkan berbagai dana bantuan dari pemerintah. Dana bantuan yang diberikan untuk SMK diantaranya, adalah blockgrant, bantuan operasional managemen mutu (BOM), bantuan peralatan, bantuan ruang kelas baru (RKB), dan Bantuan Khusus Murid (BKSM).

Bagaimana dengan nasib sekolah swasta jika daya tampung SMK terus naik? Menurut pria ramah ini sekolah swasta tetap akan diburu masyarakat asalkan berkualitas. Dicontohkan, SMK PGRI 3 Tlogomas yang setiap tahun selalu kebanjiran siswa baru. Begitupula dengan SMK Telkom Sandhi Putra yang terus diburu siswa dari berbagai pelosok daerah. “Saya yakin kalau sekolah berkualitas tidak ada takut kehilangan siswa, sehingga kualitas ini penting sekali untuk terus digenjot oleh sekolah swasta agar bisa bersaing,” tegasnya. (oci/udi) (Lailatul Rosida/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Malang, Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s