Gelar Ujian Advokat, KAI Digugat

Sengketa wadah tunggal profesi advokat antara Peradi (Perhimpunan Advokat Indonesia) dengan KAI (Konggres Advokat Indonesia), kian meruncing setelah KAI merencakan mengadakan ujian profesi advokat, Sabtu besok. Sejumlah advokat di Malang yang tergabung dalam Presidium Penyelamat Advokat, berjanji memperkarakan KAI jika ujian tersebut jadi digelar.

‘’ Satu-satunya wadah tunggal advokat adalah Peradi, karena pembentukannya sesuai UU nomor 18 tahun 2003. Karena itu, yang berhak mengadakan ujian profesi advokat sekaligus mengeluarkan kartu izin praktek beracara, ya Peradi bukan KAI,’’ujar advokat Wahyudi Hidayat, SH.

Untuk rencana gugatan perdata itu, kemarin memang Wahyudi bersama advokat Ismail Modal, Aristotelis Kantjasungkana, Heni Mono Kahuripan, Eko Cahyono, Eko Arif, Koko Widyanto dan sejumlah advokat lainnya, sepakat membentuk Presedium Penyelamat Advokat.

‘’ Tidak hanya itu, kami juga akan mensosialisasikan keberadaan dan keabsahan Peradi kepada masyarakat luas maupun penegak hukum lainnya. Memang selama ini dalam menyikapi wadah tunggal itu, sikap pihak pengadilan masih mendua. Artinya tetap menerima advokat yang tidak memiliki izin praktek dari Peradi untuk beracara di peradilan,’’timpal Ismail Modal.

Menurut Eko Cahyono, dasar Peradi sebagai wadah tunggal, tak lain terbentuk sesuai pasal 32 ayat 3 dan 4 UU nomor 18/2003.’’ Pasal 4 menyebut, dalam waktu 2 tahun setelah berlakunya UU tersebut, organisasi advokat telah terbentuk. Dan pembentukan inilah yang sudah dilakukan Peradi. Sementara KAI baru lahir Mei lalu,’’terang Eko.

Menanggapi ancaman gugatan tersebut, Sekjen KAI Roberto Hutagalung, SH, MH justru mengaku senang.’’ Itu hak mereka, kami justru menanti digugat maupun dipidanakan oleh teman-teman Peradi. Silahkan, kalau nggak tahu dimana pengadilan yang tepat memeriksa, kami bersediah mengantarkan,’’ujar Roberto dikonfirmasi lewat telepon, sore kemarin.

Wakil Sekjen KAI Wahab Adhinegoro, SH, MH mengatakan, bahwa penyelenggaraan ujian profesi tersebut, dilakukan serempak se Indonesia termasuk di Malang.’’ Hingga sore ini (kemarin) pesertanya sudah 4000 lebih, untuk di Malang sudah masuk 68 peserta.

Menurut Wahab, adalah hak mereka jika mengklaim Peradi merupakan satu-satunya wadah tunggal.’’ Tapi mereka justru tidak mau jika diajak mengupas pasal 28 UU tersebut. Masalahnya, Peradi tidak dibentuk melalui Munas Advokat melainkan dihadapan notaris walaupun proses awalnya sudah benar, yakni dibidani KKAI yang didalamnya ada 8 organisasi advokat sesuai amanat UU. Sedangkan KAI lahir lewat kongres advokat sesuai pasal 28 tersebut,’’urai Wahab. (lyo) (samsuliono/malangpost)

2 Komentar

Filed under Berita, Indonesia, Malang, Pendidikan

2 responses to “Gelar Ujian Advokat, KAI Digugat

  1. SUDJANA SAPUTRA

    Dear All
    Salam kenal dengan Sudjana Saputra, Advocate di jakarta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s