Mantan Walikota Batu Dipolisikan

Setelah lengser sebagai walikota Batu, nampaknya persoalan hukum masih membayangi Drs HM Khudlori. Kini, warga Jalan Raya Beji Kav A-2 Kecamatan Junrejo, ini oleh pihak dealer sepeda motor PT Kurnia Abadi Usaha Makmur diperkarakan ke Mapolres Batu. Sangkaanya, diduga melakukan penipuan dan penggelapan 14 unit sepeda motor Honda Type NF 100 TD.

Dalam pengaduan itu, Roy Limantono warga Jalan Kasiman, Batu selaku pelapor dari pihak dealer mengatakan, akibat dugaan penggelapan tersebut, pihaknya dirugikan Rp162.400.000.’’ Pembelian semua motor itu, berlangsung 1 dan 9 September 2007. Harga per unitnya Rp11.600.000, dan hingga sekarang satu rupiah pun belum dibayar terlapor,’’ujar advokat Ismail Modal, SH kuasa hukum Roy Limantono.

Awal jual beli itu, pelapor dihubungi mantan wakil walikota Batu, itu untuk datang ke rumahnya dengan membawa brosur kendaraan. Dalam pertemuan itu, terlapor dikatakan sepakat membeli 10 unit. Pembayarannya, Khudlori menyerahkan satu lembar cek BCA nomor XP735784 tertanggal 11 September 2007 atas nama terlapor senilai Rp126.700.000.

Ketika cek itu akan dicairkan, Roy dihubungi Khodlori yang minta penundaan pencairan dengan alasan saldo rekening belum ada. Menariknya, 10 unit motor belum terbayar, pada 25 September terlapor kembali minta Roy mengirimi lagi 4 unit kendaraan sejenis.’’ Jadi 14 unit kendaraan itu sampai sekarang belum dibayar,’’tandas Ismail.

Ketika berulangkali ditagih, Khudlori beralih menyerahkan surat pernyataan tertanggal 29 Januari 2008. Inti pernyataannya, dia membenarkan telah membeli 14 unit sepeda motor kepada dealer di Jalan Diponegoro, Batu tersebut. Dan Khudlori janji melunasi pembayaran total Rp162.400.000 pada 17 Maret 2008. Jika wanprestasi, dia menyatakan akan mengembalikan seluruh kendaraan tersebut ditambah membayar kerugian Rp42 juta.’’ Tapi, dia juga mengingkari pernyataan yang dibuatnya sendiri,’’ungkap Ismail Modal.

HADIAH PRIBADI
Semua kendaraan itu, 4 unit diantaranya diatas namakan Khudlori. Sedangkan 10 unit, diperuntukan kepada 10 orang antara lain Ir Parno Muttaqien, Bambang Heru Susetiono, Eko Utomo, Santi Wijaya maupun Thomas Suhardjito.

Mendampingi Kapolres Batu, Kanit Idik Unit VI Reskrim Polres Batu, Iptu Arianto membenarkan masuknya perkara tersebut. Bahkan, polisi selain sudah memeriksa saksi korban dan saksi lainnya, juga telah menyita BPKB semua kendaraan bermasalah tersebut dari pihak dealer.

‘’ Untuk terlapor Pak Khudlori memang belum kami periksa, tinggal selangkah lagi karena kami harus memeriksa saksi yang menerima atau menguasai kendaraan tersebut. Sedangkan pemeriksaan saksi-saksi dari pihak pelapor, sudah rampung,’’ujar Iptu Arinto kepada Malang Post.

Terpisah, Parno Muttaqien tidak mengelak jika sebulan sebelum berlangsungnya Pilkada Kota Batu, dia dan teman-temannya masing-masing telah diberi Khudlori satu unit sepeda motor Honda.’’ Akadnya memang sepeda motor itu diberikan, dan kami tidak dikenakan biaya apapun kecuali hanya menyerahkan foto kopian KTP untuk dokumen kendaraan. Karena itulah, motor diberikan kepada saya baik STNK maupun BPKB-nya atas nama saya,’’ungkap Ketua DPC PKBP Batu ini.

Dia menambahkan, pemberian itu kepada masing-masing pribadi selaku tim sukses bukan sumbangan pada partai.’’ Sedangkan kewajiban Khudlori kepada partai yang mengusungnya mencalonkan bakal walikota, smapai sekarang belum dipenuhinya,’’ujarnya. (lyo)
(Samsuliyono/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Batu, Berita, Malang Raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s