Polisi Ekstra Hati-hati tangani Kasus Geng Cewek

Ika Widya Safitri

Ika Widya Safitri

Unit PPA Polresta Malang, tampaknya benar-benar ekstra hati-hati menyikapi kasus penganiayaan yang diduga dilakukan Ika Widya Safitri. Bahkan hingga hari ke-10 pasca penganiayaan, Widya belum tersentuh pemeriksaan polisi.

Kanit PPA Ipda Jayanti Manda Sari Harahap ketika dikonfirmasi, mengaku tidak ada kendala sedikitpun dalam menangani kasus ini. Hanya saja, dia tidak mau grusa-grusu. Semuanya akan dikerjakan sesuai aturan hukum yang berlaku.

‘’Kami memang mengatakan jika pemanggilan terlapor (Ika Widya Safitri, Red.) akan dilakukan secepatnya. Namun itu juga tergantung dengan penyidiknya. Kalau memang bukti dan saksinya sudah cukup kuat, baru terlapor dipanggil,’’ kata Jayanti kepada Malang Post.

Di lain sisi, Jayanti juga membenarkan jika penanganan kasus yang melibatkan pelapor maupun terlapor di bawah umur, butuh perhatian ekstra. Semua bukti maupun berkas, kata dia, harus dipelajari dengan serius dan hati-hati.

Sampai kemarin, polisi memang belum melayangkan surat panggilan kepada Widya. Padahal sesuai aturan, surat panggilan itu diterima oleh terpanggil tiga hari sebelum pemeriksaan.

‘’Jangankan diperiksa. Surat panggilan saja, kami belum menerima,’’ kata Eko Arif Mujiantono SH, penasehat hukum Ika Widya Safitri saat dihubungi Malang Post sore kemarin.

Eko juga menegaskan, sejak awal pihak Widya mengaku siap, jika sewaktu-waktu dipanggil petugas untuk dimintai keterangan, terkait kasus penganiayaan tersebut.

‘’Kami sama sekali tidak takut dengan proses hukum yang akan dijalani. Justru dengan begitu, akan terlihat bagaimana kondisi yang sebenarnya. Apalagi dari semula, klien kami sudah siap memenuhi panggilan, jika memang sudah ada suratnya,’’ tandasnya.

Sementara Maskur SH, penasehat hukum Arily Safitri, selaku pelapor, hanya menunggu saja. Sama halnya dengan pihak Widya, Arily juga mengaku siap, jika sewaktu-waktu kembali dipanggil.
‘’Kalau kami, sejujurnya ingin semuanya cepat selesai. Tapi, semuanya kami serahkan kepada penyidik yang menangani masalah ini,’’ tandas Maskur. (ira/avi) (Ira Ravika/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Malang, Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s