Cinta Kandas, Mahasiswa Ditemukan Ibunya Terjerat Kawat

Bayu Indra Pratama, 20 tahun, kontrak di Jalan Neptunus 1, Lowokwaru, Malang, pagi kemarin ditemukan tewas. Tubuh mahasiswa semester III sebuah PTN di Malang itu ditemukan menggantung di pintu kamarnya, dengan leher terjerat kawat. Dari mulutnya keluar darah. Dari hasil olah TKP sementara, petugas Polsekta Lowokwaru tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan. Namun begitu, petugas tetap membawa jenazah korban ke kamar jenazah RSSA Malang untuk diotopsi.

“Kami tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan, tapi untuk mengetahui sebab pastinya korban meninggal karena bunuh diri, atau ada sebab lain, kami juga menunggu hasil otopsi,’’ terang Kapolsekta Lowokwaru AKP Pujiharto kepada Malang Post kemarin.

Tidak diketahui jelas alasan pemuda asal Bangkal RT01 RW01, Ponorogo, nekat mengakhiri hidupnya. Namun dari buku harian yang saat ini diamankan sebagai barang bukti, diduga Bayu putus asa, lantaran jalinan kasihnya bersama Hercodrila kandas.

Hal ini dikatakan oleh Hepi, salah satu teman Dila (panggilan Hercodrila), dan Bayu. Sebelum bunuh diri, Bayu menelpon Dila. Tidak jelas, apa penyebabnya, secara sepihak Dila memutuskan Bayu. Bayu pun sempat mengancam akan bunuh diri, jika keputusan Dila tidak berubah. “Dila menceritakan itu kepada saya, dan ternyata ancaman Bayu itu benar,’’ kata Hepi, sambil mengatakan jika kondisi Dila sangat shok saat mengetahui Bayu bunuh diri.

Yang membuat trenyuh adalah penemu pertama jasad Bayu adalah Riyani, ibu kandungnya. Malam sebelum kejadian, Bayu menelpon Riyani. Dalam pembicaraan telepon itu Bayu meminta ibunya datang ke Malang secepatnya. Saat ibunya menanyakan apakah ada masalah, Bayu tetap ngotot meminta ibunya datang.

Keinginan Bayu dipenuhi Riyani. Sekitar pukul 04.00 dini hari, Riyani datang ke kontrakan Bayu. Begitu masuk ke kamar anaknya, Riyani langsung pingsan karena disambut mayat anak tersayangnya yang menggantung di pintu kamar. Riyani melihat sendiri anaknya menggantung dengan leher terjerat kawat dan kondisi lidah menjulur.

Salah satu petugas keamanan yang mengantarkan Riyani masuk, memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian ke Polsekta Lowokwaru. “Korban sendirian di rumah kontrakan itu, karena beberapa rekannya yang semuanya berasal dari Ponorogo sedang pulang untuk liburan,’’ kata Kapolsekta Lowokwaru.

Karena Orang Tua Tidak Setuju

Mendiang Bayu

Mendiang Bayu

Jalinan asmara antara Bayu dan Dila (panggilan Hercodrila) memang tidak mulus. Meski sudah 2.5 tahun menjalin kasih tapi keduanya tidak mendapat restu orang tua Dila. Tidak jelas, kenapa orang tua Dila melarang anaknya bergaul dan menjalin kasih dengan Bayu.

Meski dilarang, keduanya tetap nekat berhubungan back street. “Bayu adalah kakak kelas kita (Hepi dan Dila) satu tahun di SMAN 1 Ponorogo. Setelah lulus tahun lalu, dia memutuskan meneruskan ke Malang. Dan Dila, sama lulusnya dengan saya, dia diterima di Unair, Surabaya,’’ kata Hepi.

Hepi mengaku cukup dekat dengan Dila, bahkan dialah yang menjadi tempat curhat mengenai hubungannya dengan Bayu. Dikatakan oleh Hepi, akhir-akhir ini hubungan Dila dan Bayu memang sedikit bermasalah. Keduanya kerap bertengkar. Menurut cerita Dila, permasalahan itu karena dia memutuskan melanjutkan kuliah ke Surabaya. Padahal, Bayu ingin Dila melanjutkan ke Malang, karena keduanya pernah berjanji untuk bersama-sama hingga lulus kuliah.

“Tidak sekali atau dua kali Bayu mengancam akan bunuh diri, jika Dila memutuskannya. Tadinya kami menduga ancaman itu hanya gertak sambal, sama sekali kami tidak menduga jika begini jadinya,’’ kata Hepi dengan mimik sedih.

(Ira Ravika/malangpost)

2 Komentar

Filed under Berita, Malang

2 responses to “Cinta Kandas, Mahasiswa Ditemukan Ibunya Terjerat Kawat

  1. cinta emang penyakit jiwa, bnyak orang berbuat yg aneh2 gara2 cinta, gila bgtz kan?

  2. milassalmi

    Beginilah akhir tragedi percintaan remaja masa kini tak ubahnya kisah romeo dan juliet, untuk itu peran orang tua, guru, tokoh agama, dan linkungan sosial serta pakar kesehatan sangat dibutuhkan penjelasan atau nasehat yang gamblang bagaimana seni bercinta atau berpacaran tanpa korban nyawa (bunuh diri atau abortus)…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s