Tim SAR Mulai Ditarik dari Jolosutro

Setelah tiga hari mencari jasad dua mahasiswa Universitas Tribhuwana Tunggadewi yang hilang, akhirnya SAR Mahameru memilih balik kanan. Ketua Tim SAR Mahameru, Heru Sukarno, ketika dihubungi Malang Post mengatakan, kondisi medan yang sulit menjadi alasan penarikan tim tersebut. Apalagi, jasad korban hilang di laut biasanya baru muncul 4 – 7 hari kemudian.

Menurut Heru, sejak hari pertama pencarian, tim hanya mengandalkan teropong. Selebihnya, tim menyisir areal pantai Jolosutro serta titik curam di areal tersebut. Namun, karena tak kunjung ditemukan, akhirnya tim memutuskan untuk pulang ke Malang.

‘’Kita sudah balik kanan, Mas. Kondisi medan cukup sulit, hanya bisa dilihat dari dasar dan menyisir areal pantai,’’ ujarnya.

Rencananya, dua hari kemudian, tim bakal kembali dengan peralatan lebih komplit. Saat ini, menurut Heru, Pencinta Alam Wanapa Universitas Tribhuwana Tunggadewi yang siaga di lokasi. Tim tersebut beranggotakan 20 orang yang siap memonitor penyembulan jasad korban. ‘’Wanapala yang standby disana, angin memang kencang belakangan,’’ ujarnya.

Terpisah, Koordinator SAR Mahameru Andy Susetyo mengaku belum mendapat laporan kepulangan anggotanya. Andy mengatakan tim tersebut memang dikoordinir oleh Heru Sukarno.

Sejauh ini Andy belum bisa mengatakan kapan tim bakal meluncur lagi ke lokasi. ‘’Saya akan tunggu laporan dari Mas Heru dulu, bagaimana baiknya. Dia yang berada dilapangan selama ini,’’ ujarnya dihubungi kemarin.

Sementara itu, Civitas Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) masih harus bersabar menunggu informasi keberadaan dua mahasiswanya yang hilang di laut Jolosutro.

Sebab hingga kemarin, belum juga ada informasi mengenai keberadaan Edi Lutfi dan Rahimin. Sementara beberapa mahasiswa yang sudah pulang dari kegiatan KKN, masih shock dan belum bersedia ditemui wartawan.

‘’Ada satu mahasiswa, namanya Kadir, yang tahu persis tentang kejadian di Jolosutro. Tapi dia masih shock, katanya baru siap besok (hari ini, Red) untuk ketemu wartawan,’’ ungkap Kepala Humas Unitri Carmia Diah Loka kepada Malang Post.

Mia, panggilan akrab Carmia menuturkan dari keterangan sementara, Edi Lutfi memang sudah berkeinginan untuk berenang di laut. Padahal sudah sering diingatkan bahwa tidak boleh berenang di sana. Bahkan ibu kos tempat mahasiswa menginap juga sudah memperingatkannya. Dan malapetaka itu akhirnya terjadi.

Pada Minggu menjelang puasa, Edi Lutfi hanyut diseret ombak Jolo Sutro. Dan Rahimin yang melihat temannya berjuang di tengah laut mencoba menyelamatkannya hingga ia pun ikut tergulung ombak.
‘’Awalnya mahasiswa ini hanya ingin pergi ke pantai saja dan tidak berenang. Kegiatan ini dilakukan atas inisiatif kelompok satu sendiri, sebagai ajang perpisahan sebelum KKN usai,’’ urainya.

Sementara itu kemarin, beberapa pejabat Unitri kembali berangkat ke Blitar. Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unitri Widyowati dan Wakil Rektor yang sebelumnya pulang mengantar mahasiswa KKN ke Malang, kemarin bertolak lagi ke Blitar. (ary/oci/avi)
(bagus ary/malangpost)

2 Komentar

Filed under Berita, Malang Raya

2 responses to “Tim SAR Mulai Ditarik dari Jolosutro

  1. kami dari segenap warga ringinanom sebagai tempat dari kelompok 1 bertempat, turut berduka cita atas hilangnya 2 mahasiswa UNITRI..
    kami merasa 2 mahasiswa tersebut merupakan mahasiswa yang paling dekat dan paling akrab dengan warga dan pemuda dsun ringinanom.
    kami jg berterimakasih atas bantuan dari KKN UNITRI dalam kegiatan peringatan HUT RI 63 yang diadakan di ringinanom…

  2. Addhy (MSR-01)

    Kami mewakili rekan-rekan seprofesi SAR dan relawan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh civitas akademika UNITRI dan keluarga korban dimana upaya kami dari Tim SAR “Malang Selatan Rescue” tidak dapat membantu banyak dalam pelaksanaan operasi SAR hingga sampai diketemukannya korban. Semoga keluarga korban tetap diberikan ketabahan dalam menerima cobaan. AMIN.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s