Serempet Siswa, Mobil Seruduk Taman Area Tugu

nurdiansah / malang post)

(foto:nurdiansah / malang post)

Tabrakan beruntun terjadi di jantung Kota Malang. Sebuah mobil pick up, kemarin pagi sekitar pukul 10.20 WIB menerjang Taman Kartanegara di Jalan Kertanegara. Setelah menerobos pagar pembatas taman, mobil Espas bernopol N 7103 AK itu akhirnya nyantol di saluran drainase di tengah taman.

Kecelakaan yang merusak taman kota itu tidak sampai memakan korban jiwa. Tapi dua penumpang pick up yang dikemudikan Suwarno, warga Gadang, gang XB, shock. Kedua penumpang yang duduk dibagian depan mobil itu masing-masing, Wily dan Roudo, keduanya siswa kelas III MI Surya Buana.

Sedangkan dua pengendara motor, masing-masing Andy Setiawan, warga Jalan Kebon Sari dan Aldino mengalami luka lecet. Kedua siswa kelas I SMKN 2 ini sempat terseret sekitar dua meter setelah bersenggolan dengan mobil pick up yang dikendarai Suwarno.

Kecelakaan berawal saat Suwarno usai menjemput dua keponakannya itu. Sesampai dibelokan bundaran Tugu, sekitar SMAN 1 Malang, Suwarno melaju menuju arah Stasiun KA Kota Baru.

Saat melajukan mobilnya, tiba-tiba dilihatnya ada tiga motor persis disisi kiri mobil yang searah menuju stasiun KA Kota Baru. Tiga motot berada disisi kiri mobil.

‘’Tiba-tiba saya dengar duarrrr. Langsung banting kanan,’’ terang Suwarno, sembari mengaku hanya memacu mobilnya dengan kecepatan 30 km/jam. ‘’Tidak ngebut, kok,’’ sambungnya.

Seketika itu, mobil pun menerjang pagar taman kemudian nyantol di saluran drainase tengah taman. Warga ramai-ramai memberi bantuan. Wily dan Roudo yang panik langsung dievakuasi dari dalam mobil.
Diwaktu bersamaan, Andy Setiawan dan Aldino sudah tergeletak di jalan bersaman motor Crypton bernopol N 3555 KB yang dikendarai. Andy Setiawan mengaku terseret mobil yang dikemudikan Suwarno.

‘’Badan saya lecet, mas. Tadi sempat terseret mobil itu,’’ keluh Andi yang mengemudi motor itu. Teman sesekolahnya, Aldino juga mengerang kesakitan. ‘’Ini bagian ini sakit,’’ keluhnya sembari menunjukan bahunya.

Dio Alfan Pratama, teman satu sekolah dengan korban yang menjadi saksi peristiwa itu mengaku mobil yang dikemudikan Suwarno cukup kencang. ‘’Mobilnya agak ngebut,’’ katanya lalu menyebutkan, sebenarnya kemarin, dia bersama sejumlah temannya dalam perjalanan menuju Kedungkandang untuk mengerjakan tugas sekolah.

Tak berselang lama setelah kecelakaan, mobil pick up itu pun langsung diderek keluar taman. Sedangkan petugas Dinas Pertamanan langsung menata taman yang sempat rusak itu. (van/avi)
(Vandri Van Battu/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Malang, Malang Raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s