Ponsel Kelas Bawah Kuasai Pasar

PRODUK telepon seluler (ponsel) dengan harga di bawah Rp1 juta mendominasi pasar dengan menyerap 85 persen dari total pasar ponsel di Indonesia selama kuartal II/2008 yang mencapai sekitar 5,6 juta unit. Ashadi Cahyadi, Senior Analyst Telecommunication Research IDC (International Data Corporation) Indonesia, mengatakan ponsel menyerap 94,3 persen dari total penjualan mobile device (peranti bergerak) di Indonesia selama April-Juni 2008 yang mencapai 6 juta unit.

”Kami mengistilahkan ponsel sebagai traditional devices (peranti tradisional), yaitu telepon genggam dengan fungsi dasar. Ponsel seharga di bawah Rp1 juta menguasai 85 persen pangsa pasar peranti tradisional,” ujarnya. Berdasarkan estimasi tersebut, total penjualan ponsel di Indonesia selama April-Juni 2008 mencapai sekitar 5,64 juta unit. Adapun, volume penjualan ponsel dengan harga di bawah Rp1 juta mencapai sekitar 4,8 juta unit.

IDC memilah produk peranti bergerak ke dalam tiga segmen. Selain traditional devices, dua kelompok produk lainnya adalah handheld devices dan converged devices. Yang dimaksud dengan handheld devices adalah produk personal digital assistant (PDA) tanpa berkemampuan telepon. Adapun, converged devices adalah produk PDA berfitur telepon seluler, yang sering disebut juga dengan ponsel PDA. Produk smartphone atau ponsel pintar juga masuk dalam kelompok produk converged devices.

Ashadi menambahkan kehadiran ponsel lokal buatan China ikut meramaikan pasar converged devices, karena harganya relatif murah dengan fitur yang unit, yaitu mobile TV dan dual SIM card. Menurut dia, produk yang berasal dari merek-merek mapan sempat terpengaruh oleh kehadiran produk China tersebut. “Namun, rata-rata para vendor mapan tidak berkeinginan untuk ikut latah dengan memproduksi ponsel yang memiliki fitur seperti itu,” kata dia..

Secara umum, data IDC Indonesia menunjukkan bahwa volume penjualan peranti bergerak di Indonesia selama kuartal II/2008 meningkat sangat tajam, yaitu sebesar 74,9 persen dibandingkan dengan kuartal II/2007. Pertumbuhan pesat tersebut juga didukung dengan banyaknya inovasi produk yang dikembangkan oleh para produsen handset untuk semua kategori, baik traditional, converged maupun handheld devices, sehingga turut menekan harga jual produk baru di pasaran. Adapun, penguasaan pasar untuk kategori yang lain, yaitu handheld devices dan converged devices cenderung stabil.

Akan tetapi, menurut Ashadi, penjualan produk converged devices justru mengalami penurunan 17,1 persen dibandingkan dengan penjualan kuartal II/2007. “Namun, jika dibandingkan dengan kuartal I/2008 volume penjualannya meningkat 20,6 persen,” tegasnya. (sh/mar) (marga/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Indonesia, Malang Raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s