Wacana Menara Kota Diprotes, Khawatir Dampak Sosial

ehari setelah dilantik menjadi Wali Kota Malang, Drs Peni Suparto MAP sudah menuai kritikan. Ide Peni membangun menara kota di kawasan Alun-alun Kota Malang diprotes Takmir Masjid Agung Jami’.
Menurut salah seorang Takmir Masjid Agung Jami’, Drs Kamilun Muhtadin, pembangunan menara itu dikhawatirkan akan merusak tata ruang, terutama bangunan cagar budaya yang berada di sekitar menara kota. Karena itu, Kamilun berharap Wali Kota Peni Suparto kembali memikirkan dampak sosial hingga dampak kerusakan ekonomis yang ditimbulkan oleh manara kota di tengah alun-alun.

“Pemerintahan Peni harus mencermati dampak negatifnya. Di antaranya, halaman depan masjid akan menjadi areal parkir wisatawan yang berkunjung ke menara kota. Ini jelas akan dapat mengganggu prosesi ibadah,” beber Kamilun Muhtadin, Minggu (14/9).

Dikatakan Kamilun, jika memang rencananya sudah matang dan pemkot sudah tak bisa lagi membatalkan rencana pembangunan manara kota itu, maka kawasan Masjid Jami’ hingga gereja harus menjadi kawasan tertutup untuk umum dan hanya bisa digunakan untuk kepentingan ibadah.

“Keamanan bangunan bersejarah di sekitarnya, termasuk Masjid Jami’ yang sudah berusia 173 tahun juga harus diperhitungkan,” ungkap mantan kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang ini.
Fasilitas yang akan dikembangkan di manara kota nantinya hingga saat ini juga belum bisa ditangkap dengan jelas oleh masyarakat.

Seharusnya, pemkot juga mulai memikirkan sarana berimajinasi dan bermain untuk siswa, bukan sekadar rencana yang super prestisius. “Kami setuju saja jika manara kota itu ditujukan untuk penguatan jargon yang didengung-degungkan, seperti ‘Malang Kota Pendidikan’. Karena itu, landasan pokok pikiran pembangunan menara juga harus mendukung proses pembelajaran,” tandasnya.

Menanggapi kekhawatiran Takmir Masjid Agung Jami’, Kahumas Pemkot Malang, Dr Djarot Edy Sulistyono, menegaskan itu baru sebatas ide dari Wali Kota Peni Suparto. Seandainya ide cemerlang Peni akan direalisasikan maka kepentingan Masjid Jami’ dan masyarakat di sekitarnya pasti akan diperhitungkan dengan matang.
“Pak Peni memang kaya ide. Tak hanya menara, beliau juga punya ide mendirikan Islamic Center di Masjid Jami’,” pungkas Djarot.(st11/Surya)

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Malang, Malang Raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s