Gagal membuat film The Dream Of Batu, Kini Garap Kerudung Yang Terkoyak

Muhaimin/Malang Post)

Sutradara FTV Kerudung Yang Terkoyak, Atin Martino memperkenalkan para artis dan pendukung film yang akan digarapnya di Kota Batu, termasuk memperkenalkan pemain utama, Angel Ibrahim dan Dian Sidik.(foto:Muhaimin/Malang Post)

Gagal membuat film The Dream Of Batu, sutradara Atin Martino tidak patah arang untuk bisa membuat film dengan seting alam indah Kota Batu. Kerudung Yang Terkoyak (KYT) menjadi judul Film Televisi (FTV) yang akan digarap pemeran Wiro Sableng itu bersama pemain lokal Batu di Kota Batu.

Syukuran akan dimulainya syuting perdana FTV KYT dilakukan Minggu sore kemarin, di Hotel Purnama Kota Batu. Semua artis dan pemain lokal yang akan beradu akting dengan aktris nasional hadir dalam acara itu.

Berbeda dengan The Dream Of Batu yang rencananya bakal melibatkan artis papan atas Indonesia, FTV KYT akan menampilkan artis yang sudah lama vakum di layar kaca maupun di layar lebar, Angel Ibrahim dan Dian Sidik pemeran Jaka Tingkir.

“FTV KYT akan berbeda dengan FTV ataupun film yang sudah ada di Indonesia. Cerita dan kemasan yang akan ditampilkan akan berbeda dengan film yang sudah ada. Ini film kali pertama dari Kota Batu,” kata sang sutradara Atin Martino kepada Malang Post, kemarin.

Atin sengaja mengambil seting Kota Batu dalam FTV yang akan digarap bersama seniornya Babe Ucup (pengisi suara Pak Lurah di Si Unyil). Batu dianggapnya memiliki panorama alam yang indah sehingga mudah untuk diset lebih menarik di layar kaca. Sehingga mampu memberikan sajian yang berbeda dengan film yang sudah ada. Kebanyakan film mengambil setingnya di Jakarta, meski ada kesulitan untuk membawa seluruh perlengkapan syuting yang maksimal.

FTV KYT bergenre drama action modern. Tapi drama yang menyentuh hati yang akan lebih banyak mendominasi. Action full body contact hanya dilakukan untuk penyelesaian permasalahan yang ada. Karena, dalam KYT ada tokoh anak geng yang berbeda dengan lainnya, karena membantu permasalahan yang ada.

“Film ini sudah mendapat respon baik dari MMC. Dan mereka meminta film ini untuk secepatnya diselesaikan. Karena memiliki skenario cerita yang sangat menarik dan berbeda dengan yang lainnya,” ungkap Atin.

Meski enggan menceritakan secara detil FTV yang akan digarapnya itu, Atin sempat memberikan bocoran inti cerita KYT. Yakni, perjalanan seorang anak perempuan yang memiliki permasalahan yang sangat pelik. Sifatnya yang tertutup membuat dia menjaga benar permasalahanya dan tidak boleh diketahui orang. Tapi, pada akhirnya garisan hidupnya membuat dia pasrah, permasalahannya banyak diketahui orang dan teman-temannya.

“Saya mau bergabung dengan film ini karena ceritanya yang sangat menarik. Kalau dikemas dengan baik akan dapat lebih menarik. Saya juga sangat terkesan dengan Kota Batu yang indah, dimana-mana ada gunung dengan hawa yang sejuk,” ujar Angel Ibrahim yang kini sudah menjadi seorang perwira Polisi di Jawa Tengah. (aim) (Muhaimin/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Batu, Malang Raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s