Sanksi Arema : Skorsing Ekoyono 6 Bulan, Meiga 12 Bulan

Awan kelam tampaknya belum beranjak dari skuad Arema. Dalam sidang Komisi Disiplin PSSI kemarin di Sekretariat PSSI, dua punggawa Arema mendapat sanksi berat.

Manajer Arema, Ekoyono Hartono dilarang aktif dalam sepak bola nasional selama enam bulan, plus denda Rp 30 juta. Yang lebih berat lagi, kiper Kurnia Meiga, justru diskorsing selama satu tahun plus denda Rp 50 juta. Keduanya dianggap melanggar Kode Disiplin Pertandingan, pasal 53 ayat 1.

Ekoyono, memang tidak terbukti melakukan pemukulan terhadap wasit Suprihatin asal Magelang. Tapi pria berkacamata ini terbukti melakukan pelemparan kepada wasit.

‘’Yang meringankan Ekoyono, dalam sidang tersebut dia mengakui secara jujur, apa yang dilakukan. Awalnya, dia akan kena sanksi satu tahun. Tapi karena kejujuran dia dan selama sidang dia kooperatif, sanksi kami kurangi,’’ ujar Ketua Komdis PSSI, Hinca Panjaitan, dalam jumpa pers usai sidang kemarin.
Sedangkan untuk Meiga, Komdis melihat, kiper muda ini sering emberikan keterangan yang berbeda. Selain itu, dia tidak mengakui berbuat salah. Padahal, dalam rekaman yang ada di komdis, Meiga dianggap penyulut terjadinya kerusuhan.

‘’Dia memang masih muda. Tapi, dia justru tidak mengakui apa yang dia lakukan, meski kami sudah memiliki bukti rekaman. Jadi, sanksi dia lebih berat,’’ tandasnya.

Selain dua sanksi tersebut, Komdis kemarin juga meminta keterangan dari pelatih kiper, Benyamin Van Breukelen. Kehadiran Benny, panggilan akrabnya, hanya sebatas itu. Tidak ada keputusan apa-apa terhadap pelatih brewok ini.

Namun Komdis justru menyoroti dua pemain Arema lainnya. Yakni Emile Bertrand Mbamba dan Alexander Pulalo. Komdis, kata Hinca, memiliki catatan buruk terhadap kelakuan Mbamba.

Karenanya, Komdis kemungkinan akan memanggil Mbamba, untuk dimintai keterangan. Terutama sekali, menyangkut protes kerasnya kepada wasit Suprihatin. Komdis sendiri sudah memiliki catatan hitam atas Mbamba musim lalu dan memasukkan namanya dalam daftar hitam pemain asing yang tidak diperpanjang kontraknya.

Termasuk Alexander Pulalo, juga akan dipanggil. Kesalahan kapten Arema ini, karena nama Alex tidak ada dalam daftar susunan pemain. Namun Alex saat itu berada di bench cadangan pemain.

Menyoal sanksi untuk Panpel Arema, Komdis belum bisa memutuskan, karena kemarin Ketua Panpel Arema, M Muklis, tidak hadir dalam sidang. Muklis masih sakit, setelah terkena lemparan oknum suporter, dalam kerusuhan tersebut.

‘’Komdis belum dapat memutuskan, karena Ketua Panpel Arema, Muhammad Muklis tidak hadir dalam persidangan. Keputusan baru dikeluarkan setelah Muklis menghadap komdis,’’ katanya.

Hal berbeda justru terjadi pada Aremania. Komdis menilai, yang hadir saat pertandingan Arema versus PKT itu, bukan Aremania. Karena, Aremania sudah dilarang datang ke seluruh stadion di Indonesia selama dua tahun.

‘’Jadi yang melakukan kerusuhan tersebut, murni penonton. Bukan Aremania. Jadi tidak ada keputusan apa-apa terhadap Aremania,’’ tandasnya.

Sayangnya, keberadaan Wasit Suprihatin, tidak dibahas dalam sidang kemarin. Padahal, kerusuhan itu terjadi tidak terlepas dari sikap mendua yang dilakukan wasit. Termasuk banyaknya keputusan kontroversi yang dilakukan. Bahkan dalam sidang kemarin, sama sekali tidak terlihat perangkat pertandingan ikut dipanggil.

‘’Jelas ini keputusan yang sangat berat bagi Arema. Bahkan, ini adalah sanksi yang paling berat, yang diterima Arema. Karena itu, saya langsung meminta Ekoyono untuk melakukan banding. Kami akan meminta keadilan,’’ ujar Satrija Budi Wibawa, Ketua Harian PS Arema.

Bahkan Satrija menilai, Komdis PSSI sudah tidak mau melihat sebuah kejadian secara fair. Terutama untuk mengambil keputusan secara konprehensip. (poy/avi) (poy harry/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Indonesia, Malang, Malang Raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s