Arema Digantung PSSI

Entah apa kesalahan Arema terhadap PSSI. Sepertinya, otoritas sepak bola nasional ini, tidak mau melihat skuad berjuluk Singo Edan berprestasi. Betapa tidak, meski banyak klub lain melakukan kesalahan, tapi hukuman yang diterima Arema lebih berat. Kerusuhan di Makassar yang diperbuat suporter PSM, hanya menghasilkan sanksi larangan satu tahun bagi suporter PSM.

Tapi ketika Aremania berbuat onar di Kediri, yang tidak berbeda jauh dengan di Makassar, Komisi Disiplin langsung memvonis tiga tahun larangan masuk stadion di Indonesia, meski oleh Komisi Banding dikurangi menjadi dua tahun.

Pemain Gresik United, Basuki dan Rudiyanto, yang terbukti menganiaya wasit Suparman saat laga PSIR lawan Gresik United di Rembang, hanya kena sanksi larangan bermain tiga kali plus denda Rp 25 juta.
Namun ketika Meiga Kurnia, yang berusaha memprotes wasit, kemudian dihalang-halangi polisi, bahkan dikejar anjing polisi dan diselamatkan Aremania, justru disanksi larangan bermain satu tahun. Alasan Komdis, Meiga dianggap memprovokasi suporter.

Bukan itu saja, meski Komdis PSSI sudah memberikan sanksi itu sejak Rabu (17/9) lalu, namun hingga kemarin, bukti hitam diatas putih belum juga diberikan.

Padahal dalam jumpa pers usai sidang Rabu hari itu juga, Ketua Komdis, Hinca Pandjaitan, menyebut jika sanksi untuk Ekoyono Hartono, Manajer Arema, berupa larangan aktif di sepakbola nasional selama enam bulan dan Meiga satu tahun, mulai berlaku sejak Rabu itu.

Nyatanya, sampai kemarin Arema belum mendapat surat resmi dari Komdis PSSI, menyoal sanksi bagi Ekoyono maupun Meiga. Padahal dalam regulasi Kode Disiplin pasal 129 mengenai batas waktu pengajuan banding adalah tiga hari setelah keputusan ditetapkan.

Jika merujuk pada aturan tersebut, batas waktu tiga hari itu akan berakhir hari ini. Padahal, sampai kemarin surat resmi dari Komdis PSSI belum diterima Arema.

‘’Kami belum menerima surat resmi dari Komisi Disiplin. Sementara acuan kita untuk mengajukan memori banding adalah surat resmi. Bukan komentar lewat media. Jadi, sampai sekarang kami belum bisa menyusun memori banding,’’ ujar Humas Arema, Muhammad Taufan, kemarin.

Tak urung, kondisi itu lantas mematik nada minor. Yakni, peluang Arema untuk mengajukan banding sangat kecil. Karena jika sampai batas waktu yang ditentukan regulasi tidak terpenuhi, praktis Arema tidak bisa mengajukan banding.

‘’Jelas ini ada sebuah skenario besar untuk menjatuhkan Arema. Bagaimana tidak, ketika Arema berada di puncak klasemen, secara langsung banyak kendala dihadapi. Tampaknya, ada pihak-pihak yang tidak ingin Arema berada di puncak,’’ tutur Andre, Aremania Lawang.

Hal senada juga disampaikan Darjoto Setiawan, Pembina Yayasan PS Arema. Darjoto juga menyebut jika tidak ada unsur pendidikan, yang diberikan Komdis untuk Arema. Terutama bagi pemain muda seperti Meiga Kurnia.

‘’Selain itu adalah sebuah skenario yang dibawa wasit. Anda bisa bayangkan, seorang wasit sampai berani bertindak seperti itu di kandang Arema. Pasti dia membawa misi khusus,’’ katanya.

Apalagi jika merujuk pada musim-musim sebelumnya. Disaat Arema akan berhadapan dengan Persija, selalu saja banyak kejadian janggal. Di Ligina XII lalu, Arema sampai mendapat tujuh kartu kuning saat bertemu Persekabpas, lawan yang dihadapi sebelum bertemu Persija. Praktis, menghadapi Persija banyak pemain inti absen.

Nah, lawan PKT kemarin, juga terjadi hal seperti itu. Selain kartu merah Emile Bertrand Mbamba yang dinilai aneh. Juga ada beberapa kartu kuning yang terkesan dipaksakan. Meski wasit Suprihatin sendiri menyangkal jika dia berada dalam skenario tersebut. (poy/avi) (Pot Heri P/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Indonesia, Malang, Malang Raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s