Jumlah Peminat Beasiswa PPA/BBM Lebihi Target

Jumat (19/9) kemarin adalah batas akhir bagi mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang untuk mendaftarkan pengajuan beasiswa. Target awal diharapkan ada 2500 pengajuan yang masuk. Namun hingga batas akhir pengajuan beasiswa ini khususnya untuk pemberian beasiswa Program Peningkatan Akademik (PPA/BBM), terdaftar lebih dari 5000 mahasiswa.

“Peminatnya luar biasa sekali banyaknya, dan melebihi target. Karena itu akan kami seleksi untuk memenuhi kuota 2600 beasiswa,” ungkap Pembantu Rektor III UB Ir H.R.B Ainurrasyid MS.
Rasyid menuturkan yang istimewa dalam proses pemberian beasiswa tahun ini adalah sistem baru yang digunakan.

“Tahun ini sistem seleksi beasiswa dilakukan secara on line. Namanya Sisbea atau sistem informasi seleksi beasiswa. Sistem baru ini sebelumnya gencar disosialisasikan kepada mahasiswa,” jelasnya kemarin. Hingga kemarin masih terlihat beberapa spanduk dipasang di seputar kampus. Isinya, memperkenalkan sistem seleksi beasiswa on-line ini.

Bahkan di lapangan depan Rektorat didirikan sebuah tenda Crisis Center. Di sana, beberapa personel dari Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya (EM-UB) dilengkapi dengan laptop siap memberikan bantuan. khususnya kepada mahasiswa yang yang mengalami kendala mengakses system. Atau sekadar menjawab pertanyaan mahasiswa yang memerlukan informasi tentang beasiswa, khususnya beasiswa PPA/BBM.

Lebih jauh mantan Rektor Institute Pertanian Malang (IPM) ini menuturkan pada hari pertama telah masuk 500-an mahasiswa. Sedangkan pada hari kedua sosialisasi telah terkumpul 2200-an mahasiswa. Beberapa permasalahan muncul selama sosialisasi program ini. Maklum saja karena ada perubahan sistem dari manual ke online.

“Saat pertama kali launching, rencananya input data dilakukan secara manual. Tetapi ternyata bisa dilakukan secara online. Kendalanya karena tidak semua mahasiswa dapat mengakses internet, sehingga perlu upaya sosialisasi dengan membuka Crisis Center semacam ini”, katanya.

Dari sejumlah data yang masuk nantinya akan dilakukan verifikasi dengan cara mencocokkan dengan berkas data mahasiswa yang ada di fakultas. Jika ada manipulasi data, ditegaskannya, pihaknya akan langsung menindak dengan memberikan sanksi akademik berupa pengguguran satu semester.
Untuk beasiswa yang lain, setiap waktu mahasiswa dapat melakukan input data langsung secara online. (oci/eno) (Lailatul Rosida/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Malang, Malang Raya, Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s