Pengunjung Senaputra Tembus Dua Ribu Orang

FIONNA MEDIONY/MALANG POST)

Kolam renang tetap menjadi pilihan utama bagi pengunjung Taman Wisata Senaputra. (foto:FIONNA MEDIONY/MALANG POST)

Libur panjang Lebaran membawa berkah bagi taman wisata Senaputra. Kunjungan masyarakat ke taman wisata yang dibuka sejak 1968 ini meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding kunjungan hariannya. Di puncak liburan kemarin, jumlah pengunjung mencapai 2000 orang. Normalnya pengunjung sekitar 800 orang di akhir pekan.

Meski demikian, jumlah ini masih lebih rendah dibanding Lebaran tahun lalu. Hal ini diungkapkan Pelaksana Operasional Taman Wisata Senaputra, Primadi Riyatmoko. Menurutnya, kunjungan tahun lalu jauh lebih tinggi dari Lebaran 2008 ini. “Angka 2000 itu tahun lalu merupakan angka minimal. Sementara tahun ini rata-ratanya hanya 1200 orang sejak H+1 kemarin,” ungkap Prima kepada Malang Post kemarin.

Prima menduga, kecenderungan penurunan ini merupakan imbas dari hadirnya taman wisata baru di Kabupaten Malang, salah satunya Wendit Water Park. Meski demikan, lanjutnya, Yayasan Senaputra yang mengelola tempat wisata ini tidak lantas berdiam diri. Berbagai arena tambahan baru dipersiapkan untuk menyambut Lebaran kali ini.

“Ada empat fasilitas baru yang kami siapkan. Kereta mini listrik, perahu air, ATV (permainan mobil di lapangan rumput), dan mobil mini. Kami yakin fasilitas ini akan menambah daya tarik masyarakat untuk menghabiskan liburannya di sini,” jelasnya.

Fasilitas favorit, cetusnya, masih kolam renang yang kemarin dijubeli masyarakat dari berbagai usia. Ada enam kolam renang yang disiapkan di taman rekreasi dalam kota seluas 2 hektar tersebut. Satu kolam dewasa berukuran 12 meter x 6 meter, dan sisanya merupakan kolam renang anak. Karena ukurannya yang relatif kecil, kolam renang ini tampak penuh sesak warga yang sebagian memilih bersantai di tepi kolam saat Malang Post mengunjungi taman wisata ini.

Dikatakan Prima, Taman Wisata Senaputra memang berencana memperluas ukuran kolam renang di masa mendatang. Pertunjukan khas semacam kuda lumping, juga akan terus dipertahankan karena ini merupakan trademark Senaputra.

“Yang terpenting, kami mempertahankan harga tiket masuk yang murah agar terjangkau bagi semua kalangan dan menjadi pilihan warga Kota dan Kabupaten Malang,” ujar Prima yang mengaku optimis hingga masa liburan berakhir nanti akan tetap menerima kunjungan rata-rata 1000 orang per hari.(fio/lim) (Fionna Mediony/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Malang, Malang Raya, Pariwisata

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s