Peringati World Animal Day, Lepas Burung

Peringatan Hari Hewan Sedunia (World Animal Day) tidak hanya diperingati kalangan aktivis lingkungan saja. Taman belajar dan rekreasi Jatim Park (JTP) juga tidak ketinggalan memperingatinya dengan melepas sepuluh ekor burung yang populasinya sudah berkurang.

Menurut Marketing JTP, Titik S. Aryanto peringatan Hari Hewan Sedunia jatuh pada 4 Oktober kemarin. JTP mengambil momen pada 5 Oktober yang bertepatan dengan hari minggu untuk memperingatinya bersama para pengunjung JTP.

“Peringatan ini sebagai bentuk kepedulian JTP pada pelestarian dan konservasi satwa, khususnya satwa yang sudah berkurang populasinya. Di JTP sendiri memiliki banyak koleksi hewan yang berada di Bird Park, Animal Zoo dan lainnya,” kata Titik kepada Malang Post, kemarin.

Peringatan Hari Hewan Sedunia di JTP di tandai dengan pelepasan 10 ekor burung ke alam bebas oleh pengunjung JTP yang sedang menikmati wahana di JTP. Sebelum dilakukan pelepasan burung di Bird Park, beberapa petugas dari JTP membentangkan spanduk yang tertulis kepedulian JTP terhadap konservasi satwa. Ada tiga jenis burung yang dilepas di alam bebas dari tengah JTP, jalak Bali, Barbet, dan Babblers.

Menurut drh Yuliati, dokter hewan di JTP, meski sebagai taman belajar dan rekreasi JTP sebagai salah satu lembaga konservasi satwa yang ada di JTP. Beberapa jenis satwa di kembangkan di JTP melalui konservasi satwa. Di JTP memiliki koleksi 100 jenis burung dengan jumlah populasinya mencapai 399 ekor burung. Untuk jenis ikan ada 150 jenis dengan jumlah populasinya mencapai 200 ekor dan 120 jenis hewan reptil dengan jumlah populasinya mencapai 166 ekor.

“Burung-burung yang dilepas sebelumnya dilakukan karantina selama satu pekan. Agar mereka dapat liar dan bisa bertahan hidup di alam bebas. Sehingga mereka dapat membuat populasi di alam bebas,” ujarnya.

Di Kota Batu tambahnya, masih ada populasi tiga jenis burung yang dilepas JTP. Hanya saja populasinya terus berkurang. Dengan melepas burung-burung itu akan dapat menambah dan membuat populasi baru satwa liar di alam bebas, khususnya di Kota Batu. (aim/jon) (Muhaimin/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Batu, Berita, Malang Raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s