Investor Saham di Malang Pilih Vakum

Kepanikan di bursa saham di Ibu Kota berimbas ke aktivitas investor saham di Malang. Seperti yang terjadi di E Trading Securities. Sejak dua hari lalu, pemain saham yang diakomodir melalui perusahaan jasa sekuritas di Jalan BS Riadi, Kota Malang ini sama sekali tidak melakukan aktivitas alias vakum.

Kondisi lain terjadi di Tri Megah Securities. Meski sedikit berkurang, aktivitas investor masih tampak. Bahkan, cenderung stabil. Account Officer Tri Megah Securities, Farid Bachtiar mengatakan meski bursa saham dilanda krisis, kemarin investor masih ada yang melakukan aktivitas pembelian saham.

Menurut Farid, sebenarnya pada kondisi bursa saham drop, adalah kesempatan untuk melakukan pembelian saham. Sebab, dipastikan harga saham bakal terangkat kembali seiring dengan semakin membaiknya situasi.

Dia menambahkan, para investor saham yang terfasilitasi melalui Tri Megah Securities lebih dewasa. Artinya, tidak panik lalu buru-buru menjual semua sahamnya. “Saya melihat investor yang melakukan transaksi melalui Tri Megah tidak melakukan panic selling. Para investor kami tampaknya sudah lebih dewasa menyikapi apa yang terjadi di bursa saham sekarang ini,” ujar Farid kepada Malang Post.

Lebih lanjut Farid menguraikan, Indonesia secara langsung tidak bakal terkena imbas ‘badai’ saham di AS. Sebab, saham-saham yang diperdagangkan di Indonesia merupakan saham dari perusahaan komoditas. Selain itu, saham perusahaan di AS yang bermasalah tidak ada yang diperdagangkan secara regional di Indonesia.
“Badai yang terjadi di Jakarta sekarang ini lebih disebabkan karena turunnya harga minyak yang mencapai USD 90 per barrel. Selain turunnya harga minyak, investor juga masih belum yakin benar, apakah program bailout Pemerintah AS sebesar USD 700 Miliar Ubenar-benar memberikan efek dengan cepat,” jelasnya.

Kata Farid, efek bailout tersebut baru akan benar-benar dirasakan pada semester pertama 2009. Sehingga, untuk sekarang ini berita program bailout Pemerintah AS sebenarnya tidak begitu kuat untuk mengangkat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

“Selain harga minyak turun, sebab lain drop-nya bursa saham juga dikarenakan harga komoditas lain yang juga turun. Seperti, batubara, nikel, timah dan crude palm oil (CPO). Hal ini wajar karena sebagian besar yang men-drive (mengendalikan, red) pasar saham di Indonesia adalah saham perusahaan komoditas.” Imbuhnya.

Satu lagi, penyebab turunnya harga saham adalah turunnya nilai tukar rupiah terhadap Dollar Amerika. Menyoal isu grup Bakrie yang menanamkan modalnya di Lehman’s Brother yang kini kolaps belum bisa diyakini kebenarannya.

“Memang benar, grup Bakrie cukup dominan pada dinamika perdagangan saham di Indonesia. Saham perusahaan grup Bakrie juga terus turun. Tetapi, saya tidak yakin itu menjadi salah satu penyebab drop-nya perdagangan saham regional di Indonesia,” ujarnya lagi.

Fardi mengaku tidak bisa memprediksi sampai kapan badai tersebut menerjang bisnis saham dan kondisi normal kembali. Namun, Farid mengaku yakin, cepat atau lambat, saham akan terangkat. Hal ini dikuatkan oleh prediksi Dow Jones Future yang mengatakan bisnis saham akan meningkat sebesar 144 poin.

“Krisis di bisnis saham sekarang ini memang sangat parah. Belum pernah terjadi penurunan sebesar 10,03 persen dalam sejarah. Tetapi, saya yakin akan terangkat kembali. Di Eropa saja yang juga mengalami krisis, kini sudah mulai terangkat 100 poin. Ini perkembangan yang cukup bagus,” jelas Farid.
Farid menginformasikan, pada sore kemarin, transaksi di bursa saham mencapai nilai Rp 2,3 Triliun. Pada kondisi normal, kata dia, transaksi rata-rata perhari mencapai Rp 5 Triliun. (sin/han)
(Sinyo Suwignyo/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Indonesia, Malang, Malang Raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s