39 Mahasiswa PPS UM Ikuti Sandwich Program

Pelepasan Mahasiswa Program Sandwich di UM kemarin yang dilakukan Rektor UM Prof Dr H Suparno. (Lailatul Rosida/Malang Post)

Pelepasan Mahasiswa Program Sandwich di UM kemarin yang dilakukan Rektor UM Prof Dr H Suparno. (Lailatul Rosida/Malang Post)

Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Malang (PPSUM) kemarin memberangkatkan 39 orang mahasiswanya untuk mengikuti Sandwich Program. Program itu adalah program pertama kali yang dibiayai Dirjen Dikti. Masing-masing peserta mendapatkan beasiswa sebesar 11700 US Dolar. Biaya tersebut dipergunakan untuk keperluan magang selama empat bulan di perguruan tinggi luar negeri.

Menurut Direktur PPS UM Dr Marthen Pali, program ini digelar dengan maksud untuk memberikan kesempatan kepada dosen-dosen S3 untuk berkiprah di kancah internasional.

“Tujuannya agar dosen mempunyai wawasan luas, sebab kalau melalui program belajar S2 atau S3 di luar negeri banyak yang terkendala masalah bahasa Inggris. Tapi untuk program ini, syarat bahasa Inggris relatif lebih longgar,” ungkapnya.

Kegiatan sandwich program itu diperuntukkan bagi mahasiswa S3 yang berstatus dosen. Dalam program ini, peserta diantaranya akan melakukan kerja lapangan atau analisis data, melakukan penelitian baik di lapangan maupun di laboratorium, melakukan studi kepustakaan dalam penyempurnaan proposal disertasi, mengikuti kuliah, mengembangkan metodologi penelitian, dan menyelesaikan penulisan tugas akhir.

Lebih jauh pria yang juga dosen Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UM ini menuturkan, PPS UM memperoleh kuota terbanyak dari perguruan tinggi negeri dan swasta di Jawa Timur. Dengan rincian, 11 peserta di Ohio State University Amerika Serikat, 13 peserta di Indiana University Amerika Serikat, tiga peserta di Victoria University if Wellington New Zealand, sembilan peserta di The University of Queensland Australia, dan satu peserta di University of Alberta, Kanada.

Sementara itu, Rektor UM Prof Dr H Suparno yang kemarin melepas mahasiswa program menuturkan ke depan, pihaknya akan mempertimbangkan agar Program Sandwich menjadi program wajib untuk mahasiswa S3. Terutama dosen UM. Sebab kiprah dosen di kancah internasional sangat diperlukan untuk perguruan tinggi. Terutama sebagai syarat bisa masuk dalam daftar perguruan tinggi ternama skala internasional. (oci/udi) (Lailatul Rosida/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Indonesia, Malang, Malang Raya, Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s