Tarif PDAM Masih Di Bawah BEP dan FCR

Kenaikan tarif PDAM Kabupaten Malang per Januari tahun 2009 nanti, ternyata masih jauh dari penghitungan BEP (Break Even Point). Berdasarkan analisis BEP, tarif dasar PDAM Kabupaten seharusnya dinaikkan Rp 1.350/m3. Malah, jika dihitung sesuai FCR (Full Cost Recovery) maka pelanggan membayar tarif air sebesar Rp 1.500/m3.

Hal itu dikatakan Direktur Bagian Umum PDAM Kabupaten Drs. H. Sriadji Soebowo MM kepada Malang Post kemarin. Menurut Adji sapaan akrabnya, rencana kenaikan tarif dasar PDAM jauh dibawah BEP dan FCR, yakni dari Rp 880/m3 menuju Rp 1000/m3. Dia mengatakan, kenaikan tarif dasar disesuaikan unsur keterjangkauan daya beli pelanggan Kabupaten Malang.

“Kenaikan tarif ini sudah lama tidak kami lakukan.Terakhir tahun 2002 lalu kami menaikkan tarif dari Rp 600/m3 ke Rp 880/m3. Sampai saat ini kami masih mensubsidi pemakaian air kepada pelanggan sebesar Rp 500/m.3,” urainya.

Penghitungan BEP memaksa pelanggan PDAM Kabupaten membayar tarif pemakaian air sesuai biaya operasional (prinsip balik modal). Sedangkan dengan hitungan FCR, pelanggan malah diharuskan membayar tarif meliputi seluruh biaya. Adji mengaku, selama ini subsidi bagi para pelanggan diambilkan dari progesif pemakaian air.

“Pemakaian air dari 11 hingga 20 m3 mulai dikenai tarif progesif dengan prosentase tertentu,” imbuhnya.
Dia katakan tarif dasar bisa ditekan karena pengambilan air PDAM memakai sistem gravitasi. Sistem tersebut membuat operasional PDAM rendah ketimbang pengambilan air dengan sistem pompa. Sistem gravitasi bisa diterapkan karena PDAM mempunyai banyak sumber air.

“Kita punyai 39 titik pengambilan air, terdiri dari 34 air murni dan 3 air bawah tanah serta 2 air permukaan,” kata dia.

Adji menegaskan, tarif baru PDAM mulai diberlakukan per Januari tahun 2009 nanti. Hanya saja, tarif baru tersebut masih menunggu penandatanganan Peraturan Bupati tentang kenaikan tarif. Menjawab pertanyaan Yayasan Lembaga Konsumen, Adji menerangkan PDAM hanya menaikkan tarif dasar, tanpa pembebanan abonemen.(ary/eno) (Ary Bagus Wicaksono/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Kabupaten Malang, Malang Raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s