Kuskus, Satwa Dilindungi yang Dijual Bebas

Kuskus, satwa yang dilindungi ini dijual bebas di kawasan Jalan Veteran setiap sore. (VANDRI VAN BATTU/MALANG POST)

Kuskus, satwa yang dilindungi ini dijual bebas di kawasan Jalan Veteran setiap sore. (VANDRI VAN BATTU/MALANG POST)

Kawasan Jalan Veteran, tepatnya sekitar Taman Makam Pahlawan (TMP) Suropati menjadi tempat pertunjukan sejumlah reptil. Di tempat itu, setiap sore, terdapat 20-an reptil yang dipertontonkan sekaligus dijual. Di antaranya ada Kuskus, satwa yang dilindungi.

Kuskus yang dijual itu milik ketua Malang Reptil Community (MRC), Rukin. Warga Sawojajar ini mengakui, Kuskus merupakan satwa yang dilindungi. Dia menjualnya setelah membeli dari Kalimantan.

“Saya beli dari Kalimantan seharga Rp 270 ribu, kemudian dijual dengan harga Rp 350 ribu,” katanya sembari menyebutkan, dia baru mendapat kiriman Kuskus sekitar tiga hari lalu. Kemarin sore, enam ekor Kuskus miliknya sudah dibeli oleh warga Surabaya.

Kuskus disukai karena keunikannya. Yakni gerakan tubuhnya yang lambat dan menggelantung di ranting pohon. Selain itu, untuk memeliharanya pun tak membutuhkan banyak biaya. Karena sehari-hari, Kuskus hanya makan pisang. “Satu hari satu pisang,” terang Rukin.

Selain kuskus, ada juga sejumlah reptil unik. Di antaranya, sejumlah ular piton yang berasal dari dalam dan luar negeri. Misalnya, Piton molurus dari Kalimantan yang dijual seharga Rp 800 ribu, ular Piton retikulatus dari Sumatera dijual dengan Rp 500 ribu.

“Kalau yang ular ini di dapat dari peternak di Kalimantan dan di Banyuwangi,” jelasnya. Ular impor yang dijual yakni Africa House Snake. Ular tak berbisa ini dijual dengan harga Rp 1,2 juta. Panjangnya seklitar 30 cm, tapi motif warna kulitnya yang merah mengundang perhatian. “Ular Africa House Snake ini saya dapat dari Jakarta, dari teman-teman perkumpulan reptil di Jakarta,” ungkapnya.

Menariknya, Rukin juga menjual kodok Irian. Seekor, harganya mencapai Rp 200 ribu. Harga jual Kodok dari Papua ini cukup mahal karena warna kulitnya menarik. Yakni warna hijau dan bermotif putih.
Selama ini, kata Rukin, pihaknya memilih tempat nongkrongan di Jalan Veteran setiap sore. “Selain bisa memberi hiburan gratis, juga mungkin ada yang tertarik dan membeli,” katanya. (van/lim)
(Vandri Van Battu/malangpost)

4 Komentar

Filed under Berita, Malang, Malang Raya

4 responses to “Kuskus, Satwa Dilindungi yang Dijual Bebas

  1. saya mau beli 1 ada nggak.

  2. saya mau beli 1 ekor kuskus sehat ada nggak.

  3. noname

    itu kukang bukan kuskus.. beda lho.. aku juga punya

  4. angga

    aku warga rajajowas mau beli kuskus klau ada satu pasang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s