Pertamina Tak Mampu Penuhi Permintaan

Petugas SPBU melayani pembeli yang antri panjang sejak pagi. Kemungkinan besar, hari ini kondisi masih belum akan berubah (muflikh farid / malang post)

Petugas SPBU melayani pembeli yang antri panjang sejak pagi. Kemungkinan besar, hari ini kondisi masih belum akan berubah (muflikh farid / malang post)

Distribusi bensin (premium) belum juga memenuhi kebutuhan normal. Kemarin, antrean BBM masih saja terjadi dihampir semua SPBU Di Kota Malang. Sejumlah pengelola SPBU mengaku, kemarin Pertamina tak bisa memenuhi permintaan premium yang diajukan SPBU.

SPBU di Jalan Bandung contohnya. Kemarin meminta pasokan premium sebanyak 24 kiloliter. ‘’Tapi oleh Pertamina hanya dikasih 16 kiloliter saja,’’ jelas Novan Wisnu, supervisor SPBU Jalan Bandung.

Pasokan 16 kiloliter yang dikirim pukul 10.00 WIB, ternyata tidak memenuhi kebutuhan premium di SPBU Jalan Bandung. ‘’Kalau tidak pada pasokan lagi, sore jam 17.00 WIB juga sudah habis,’’ kata Novan.

Sementara jumlah pasokan premium yang terbatas membuat warga mengeluh. Kemarin, di tengah warga yang antre hingga mengular di Jalan Bandung, sejumlah warga tak bisa menahan keluhan. ‘’Kalau begini terus, bisa-bisa besok tidak kerja,’’ kata seorang warga yang mengeluh.

Antrean yang sama juga terjadi di SPBU Jalan Kawi. Agus Mudjiono, pengawas SPBU di Jalan Kawi mengatakan kemarin, pihaknya hanya mendapat jatah premium sebanyak 8 kiloliter.

Sebelumnya, pihaknya juga meminta pasokan sebanyak 24 kiloliter premium. ‘’Berdasarkan informasi, stok di depo menipis,’’ kata Agus tentang terbatasnya pengiriman premium.

Kondisi tersebut memaksa sebagian warga terpaksa menempuh cara lain untuk mengisi premium. Misalnya di SPBU 24 jam di kawasan Embong Brantas, sejumlah warga membeli premium diwaktu subuh.
Pantauan Malang Post, sejumlah warga membeli premium pada Selasa (14/10) sekitar pukul 02.00 WIB hingga 03.00 WIB. Di waktu subuh ini, tak ada antrean sehingga tak perlu repot.

‘’Tadi saya lihat ada truk pengangkut BBM isi premium disini. Lalu banyak yang antre. Saya pulang dan kembali subuh, eh ternyata tidak ada antrean. Lengang, semuanya masih tidur,’’ kata Sapto, saat di temui Malang Post ketika sedang mengisi premium.

Warga lainnya yang ditemui saat mengisi premium mengaku terpaksa begadang sehingga bisa bekerja pada keesokan harinya. ‘’Kalau tidak isi bensin, besok ke kantor pakai apa? Jalan kaki tak mungkin, karena rumah saya di Buring,’’ kata seorang warga Buring.

Sedang di wilayah Kabupaten Malang, beberapa SPBU juga mengalami hal yang sama. Bahkan, karena stok premium pada tangki habis, maka SPBU terpaksa ditutup.

Seperti yang terjadi di SPBU 54651.42, di Desa Banjarejo, Kecamatan Pagelaran. SPBU yang berada di pinggir jalan depan tempat pemakaman umum (TPU), ini terpaksa tutup 10.00 WIB kemarin, karena stok premium habis terjual, dan pengiriman terlambat.

‘’Jatah 8000 liter yang dipasokkan ke SPBU itu sudah habis. Karena belum ada kepastian pengiriman, ya terpaksa akhirnya SPBU ditutup sementara,’’ ungkap Imam Khoiri, pengawas SPBU, kepada Malang Post.
Hal serupa juga dialami SPBU 54651.01 di Jalan Raya Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji. Pengiriman premium di SPBU ini juga terlambat. Bahkan, sejak pukul 16.00 WIB, sore kemarin persediaan premium pun sudah habis terjual. Akibatnya, untuk pelayanan premium terpaksa ditutup. Hanya untuk pembelian solar saja yang masih tersedia aman.

Rudianto, pengawas SPBU di Desa Genengan, Pakisaji, mengatakan bahwa habis stok premium karena keterlambatan pengiriman. Selain itu, juga dikuranginya jatah pengiriman. Dari yang biasa 24.000 liter. (van/agp/avi) (Van+Agp+Avi/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Batu, Berita, Indonesia, Kabupaten Malang, Malang, Malang Raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s