Kelangkaan Bensin Juga Berimbas Pada Tugas Kepolisian

Bensin langka, tapi tugas harus jalan. Itulah sebabnya anggota Polresta Malang pun mengubah pola kerja. Terutama mereka yang tugasnya berhubungan dengan pemakaian kendaraan. Baik mobil maupun motor.

Di jajaran Polresta Malang, anggota yang banyak menggunakan kendaraan untuk operasional adalah mereka yang ada di fungsi lalulintas dan Samapta.

Fungsi lalulintas, memiliki tugas melakukan pengaturan lalulintas, pengawalan, juga pelayanan, terutama berkaitan dengan jalan raya. Di fungsi ini pula mereka memiliki kendaraan operasional yang jumlahnya paling banyak.

Yaitu empat kuda (sebutan untuk kendaraan roda empat), dan 50 kancil (sebutan untuk kendaraan roda dua). Semua kendaraan tersebut setiap hari harus berjalan.

Tentu saja dari 54 kendaraan itu, empat kuda inilah yang banyak ‘makan’ bensin. Maklum, kuda ini kerap dipakai untuk pengawalan, saat ada tamu yang datang.

Memang rute pengawalan tidak jauh hanya wilayah kota saja. Tapi dibandingkan dengan kancil, kuda lebih boros ‘makan’ bensin. ‘’Waktu BBM langka, kami memang sempat was-was. Apalagi saat itu banyak tamu. Selain pengawalan presiden SBY, juga ada Kapolda, yang sudah tentu harus ada pengawalan khusus. Tapi alhamdulillah, semuanya masih berjalan lancar,’’ kata Kaurmin Ops Lantas Polresta Malang, Iptu Heri Widodo kepada Malang Post kemarin.

Memang tidak semua pengawalan, memakai kuda. Terlebih kondisi saat ini, ketika bensin belum stabil pasokannya. Mau tak mau, anggota lalulintas banyak menggunakan kancil untuk operasionalnya.

‘’Untuk saat ini, prioritas kendaraan yang dipakai adalah kancil, termasuk untuk pengawalan. Tapi tidak semua pengawalan memakai kancil, siapa tamu yang dikawal pun menentukan jenis kendaraan untuk mengawal,’’ kata Heri di ruang kerjanya kemarin.

Sementara kalaupun memakai kuda untuk pengawalan, jalur yang digunakan pun estafet. Sehingga itu akan sangat menghemat penggunaan BBM.

Hal senada disampaikan Kasat Samapta AKP Susanto. Di fungsi Samapta juga banyak mengharuskan anggota memakai kendaraan untuk operasional.

Terutama di unit BSC (Brantas Street Crime). 12 unit motor yang digunakan anggota BSC ini tampak tidak pernah berhenti. Motor jenis Suzuki TX 120 ini terlihat terus berjalan, guna melakukan patroli.
Kalaupun berhenti, waktunya pun tidak lama, sekitar 30 menit hingga satu jam saja untuk pemantauan. Tentunya, BBM yang dipakai untuk aktifitas tersebut pun cukup banyak. Atau setidaknya, lebih 5 liter perhari satu motornya.

Dengan adanya kelangkaan bensin tersebut, petugas yang mengendarai motor ini pun harus rela ikut antre BBM, agar tugasnya memberantas kejahatan di jalan raya bisa terlaksana dengan baik, termasuk giat patroli, harus tetap dilaksanakan.

‘’Ada atau tidak ada bensin, kegiatan patroli tetap harus berjalan. Itu sebabnya, anggota BCS yang membawa motor, untuk mengantisipasi terjadi antrean mereka harus datang lebih awal, atau jika tidak malam hari sebelum kembali ke kantor, lebih dulu mengisi BBM,’’ kata Kasat.

12 motor untuk anggota BSC ini tidak bisa digantikan dengan kendaraan yang lain, atau yang lebih irit BBM, contohnya sepeda angin. Maklum, sesuai dengan namanya Brantas Street Crime, unit ini butuh kecepatan.

‘’Ini sebagai contoh saja, ada pelaku curanmor, mereka kabur sementara anggota melihat tapi hanya memakai sepeda angin, kan tidak bisa menangkap,’’ ungkap Susanto, sambil tersenyum.
Selain 12 motor, f Samapta juga memiliki empat unit mobil patroli dan enam mobil truk dalmas. Semuanya ini masih digunakan operasional. Hanya saja karena terjadi krisis ini, pemakaian kendaraan roda empat tersebut diminimalisir.

Termasuk kegiatan Patroli, pihak Samapta lebih banya mangkal di areal-areal tapal kuda, atau areal-areal yang banyak di datangi massa. (ira ravika) (ira ravika/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Malang, Malang Raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s