Pondokan CJH Diundi 21 Oktober

Pemondokan Calon Jamaah Haji (CJH) Malang Raya di Mekah akan ditentukan Selasa, 21 Oktober mendatang. Lokasi penginapan CJH Malang Raya ditentukan lewat qurah (baca: kur-a) atau undian di Departemen Agama Jakarta .

‘’Namanya juga undian, ya nasib-nasiban. Yang dapat dekat jangan terlalu senang dan yang dapat penginapan cukup jauh, jangan menyesal. Semuanya sudah ditentukan atas dasar fair play,’’ Shony Mashar Adha SE, Sekretaris Koordinator Sistem Komputer Haji Terpadu (Siskohat) Embarkasi Surabaya kepada Malang Post di kantornya, kemarin siang.

Shony tidak menjelaskan bagaimana model penentuan undian penginapan yang akan dilakukan di Jakarta. Tetapi, dia hanya menggambarkan, dalam undian itu nomor pengambilan lokasi penginapan ditentukan atas kloter masing-masing propinsi.

‘’Tidak mewakili CJH daerah. Misalnya, CJH Kota Malang mengambil nomor sendiri, atau CJH Madura mengambil nomor undian. Tapi, pengambilan nomor undian ditentukan atas perwakilan propinsi,’’ paparnya dengan menyebutkan, bisa jadi dalam CJH satu kota tidak berada berdekatan.

Dikatakan Shony, penginapan yang paling dekat dengan Masjidil Haram atau Kabah jaraknya hanya 1.400 meter atau 1,4 km. Sedang penginapan paling jauh bisa di radius 20.000 meter atau 20 km dari Kabah. Biasanya, penginapan ditentukan berdasarkan zona-zona yang sudah diatur sebelumnya.

‘’Kalau ingin dapat penginapan yang dekat, ya berdoa saja yang banter. Siapa tahu, dapat jarak 1.400 meter. Tapi, kalau memang diberi jarak penginapan paling jauh, mungkin memang sudah kehendakNYA begitu dan pasti ada hikmahnya,’’ tuturnya bernada menghibur.

‘Persaingan’ mendapatkan penginapan CJH asal embarkasi Surabaya, tidak hanya diperebutkan CJH asal Jatim saja. Melainkan, CJH asal Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT), yang tahun ini masuk Embarkasi Surabaya. Jumlah keduanya mencapai 12 kloter.

‘’Kalau CJH asal Jatim saja hanya 76 kloter, jika ditambah 12 kloter menjadi 88 kloter. Karena penambahan ini juga, makanya maskapai penerbangan yang melayani juga menambah jumlah layanan penerbangannya. Garuda mendapat 22 kloter dan Saudi Arabia Airlines 66 kloter,’’ rincinya.

Dari data yang dihimpun Malang Post untuk mengetahui zona-zona penginapan di kawasan Mekah, di halaman di Asrama Haji Surabaya telah terpasang peta nama daerah dan zona penginapan. Diharapkan dari peta sumbangan salah satu KBIH asal Kabupaten Malang ini, akan membantu CJH mengetahui posisinya.

Ditambahkan Shony, penginapan yang akan dipergunakan CJH Jatim tidak harus menggunakan hotel. Bisa jadi, rumah penduduk juga akan dimanfaatkan sebagai penginapan dengan cara disewa. Baik yang jaraknya dekat atau pun jauh, karena jumlah hotel di Mekkah sudah berkurang cukup banyak.
‘’Makanya, CJH tahun ini harus benar-benar sabar dan tawakal. Eman, ibadahnya nanti kalau hanya menggerutu soal penginapan atau pelayanan. Mungkin, jarak yang jauh adalah ujian saat ibadah,’’ kilahnya sembari tersenyum. (has/avi) (harry santoso/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Kabupaten Malang, Malang, Malang Raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s