Tak Berhenti Berjuang

Peranan Primer Koperasi Produsen Tempe dan Tahu Indonesia (Primkopti) Bangkit Usaha Sanan Malang yang kini mempunyai anggota sejumlah 412 perajin ini tidak lepas dari sosok Machfud, Ketua Primkopti Bangkit Usaha. Machfud mulai merintis lembaga usaha masyarakat itu sejak 1981 lalu.

Awalnya hanya ada beberapa perajin saja yang bergabung. Maklum, kepercayaan masyarakat terhadap koperasi memang sangat kurang. Mereka lebih suka menjalin kerja sama dengan lembaga keuangan lainnya. “Tetapi, dengan beberapa anggota itu, kami terus melakukan kegiatan,” ujarnya.

Fight (berjuang). Inilah yang selalu dilakukan oleh Machfud. Di tengah persaingan degan gudang-gudang kedelai di wilayah Kota Malang, Machfud tetap berupaya memberikan harga yang kompetitif kepada anggota maupun konsumen lain.

“Mulai 1994 kami mulai bergerak lebih cepat. Di sekitar sini setidaknya ada 5 gudang kedelai yang juga melayani perajin tempe, tahu dan keripik tempe. Tetapi alhamdulillah, kami masih lebih besar dan lebih banyak konsumen yang membeli kedelai dari kami,” ungkapnya.

Sebagai ketua koperasi yang menyediakan bahan baku kedelai, Machfud harus selalu memantau perkembangan komoditas tersebut. Salah satunya, dalam waktu dekat, dirinya akan mengikuti sebuah lokakarya soal kedelai di Banyuwangi. “Kebetulan kami memang diundang untuk mengikutinya workshop tersebut,” pungkasnya. (sin/han) (Sinyo Suwignyo/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Malang, Malang Raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s