Diabetes Diakibatkan Pola Hidup

Penyebab utama seseorang terkena diabetes melitus, karena pola hidup mereka sendiri. Yakni mereka yang minim kesadaran untuk berolahraga, tapi terus menerus mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat tinggi.

Prof dr Djoko Wahono Soeatmadji SpPD, KEMD, salah satu ahli diabetes melitus RSSA Malang mengatakan,dengan kondisi itu, tubuh akan mengalami surplus energi.

Jika sudah terjadi surplus, maka dampak selanjutnya adalah kegemukan. Disinilah benih diabetes tumbuh. ‘’Yang harusnya asupan kalori itu dikeluarkan, dengan cara beraktifitas, tapi tidak dikeluarkan. Akibatnya kegemukan terjadi. Dari kegemukan ini sedikit demi sedikit akan menyedot hormon insulin. Jika dibiarkan terus menerus, mengakibatkan tingginya kadar gula darah,’’ kata Djoko kemarin.

Djoko menjelaskan, normalnya glukosa darah sebelum makan 90-130 mg, sesudah makan 180 mg, dengan tekanan darah 130/80. ‘’Jika jumlah glukosa lebih dari itu, sudah tentu orang tersebut menderita diabetes,’’ jelas Djoko sambil mengatakan jika diketahuinya jumlah glukosa darah tersebut setelah pasien menjalani tes laboratorium.

Faktor makanan, juga menjadi menyebab utama diabetes diderita pasien. Bukan hanya makanan-makanan siap saji, tapi makanan tradisional pun juga sama.

‘’Memang makanan siap saji itu memiliki kadar kalori dan karbohodrat sangat tinggi. Tapi bukan berarti makanan tradisional itu tidak. Contohnya nasi, memiliki kadar karbohidrat yang sangat tinggi, dan jika dimakan dalam porsi yang banyak, akan juga akan berakibat fatal,’’ kata Djoko lagi.

Bagaimana dengan faktor keturunan? Djoko menegaskan, hanya sebagian kecil saja pasien diabetes yang menderita penyakit tersebut karena keturunan. Perbandingannya hanya 25-50 persen saja.
‘’Ayah saya penderita diabetes, tapi jangan sampai saya menderita diabetes. Sudah tentu pola hidup kita ini yang harus diatur. Berolah raga, diet dan menghindari kegemukan. Karena 80 persen orang gemuk ini memiliki peluang besar mengidap penyakit diabetes,’’ tambah Djoko.

Djoko menyebut, selain mahal penyakit diabetes ini sangat ‘jahat’. Karena diabetes ini menjadi penyebab utama terjadi kebutaan kepada pasien, gagal ginjal dan sampai amputasi. Sedang untuk laki-laki terjadi disfungsi ereksi. ‘’Disfungsi ereksi ini memang kecil, tapi sangat meresahkan,’’ kata Djoko.

Ditambahkan, diabetes tetap bisa dicegah. Caranya memperbaiki gaya hidup, latihan atau aktivitas jasmani teratur, serta mengurangi makanan untuk mengurangi berat badan lebih. Hal itu lebih berhasil dibandingkan dengan penggunaan obat-obatan. (ira/avi/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Malang, Malang Raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s