Diabetes Militus dan Ketergantungan Insulin

Hal tersebut diungkapkan dr Achmad Rudijanto, SpPD, kepada Malang Post kemarin. Dokter spesialis ahli diabetes ini menyebut penderita diabetes, khususnya diabetes tipe satu tidak bisa lepas dengan pemberian hormon insulin.

“Sebab sekali terlambat memberikan insulin, maka akan jelas sangat berbahaya bagi penderita,” ungkap dr Achmad Rudijanto.

Menurutnya, ketergantungan penderita DM terhadap insulin memang sangat tinggi. Sebab sekali saja pemberian insulin terlambat penderita bisa mengalami kekurangan glukosa.

Oleh karena itu, pemberian insulin ini harus dilakukan setiap hari dan tergantung dengan jumlah unit hormon yang dibutuhkan. Jika hormon insulin 10 unit, maka pemberiannya tidak boleh melebihi ketetapan pemberian insulin itu.

“Yang jelas, untuk pemberian insulin itu harus tepat dan tidak boleh lebih ataupun kurang. Sebab, jika itu sampai terjadi maka akan membahayakan penderita,” ujarnya, sembari mengatakan kalau penderita diabetes tiap tahunnya, 5 persen diantaranya adalah anak-anak.

“Hanya untuk biayanya saja yang mungkin lumayan cukup besar. Untuk satu botol insulin 300 unit hormon harganya Rp 150.000. Dan jika dalam waktu satu bulan maka biaya yang dikeluarkan pun sekitar Rp 600.000,” terangnya.(agp) (agung priyo/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Malang, Malang Raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s