Polisi Cari Empat Remaja dalam Kasus Pembunuhan Balita

Petugas saat melakukan olah TKP di lokasi korban ditemukan meninggal. (SIGIT ROKHMAD/MALANG POST)

Petugas saat melakukan olah TKP di lokasi korban ditemukan meninggal. (SIGIT ROKHMAD/MALANG POST)

Petugas Polsek Wagir benar-benar dibuat pusing untuk bisa mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan terhadap Satria Saputra Wahyu Lianto atau Satria, 4 tahun, warga Dusun Ngragi, Desa Pandanrejo, Wagir. Bagaimana tidak, meski sampai hari keempat terbunuhnya Satria, polisi belum menemukan titik terang. Namun berupaya untuk terus menggali dan mengidentifikasi dugaan pelaku yang secara keji menghabisi nyawa korban di tepi sungai Rawu, Dusun Ngragi terus dilakukan.

Sebagaimana diberitakan, setelah pada Kamis malam atau usai kejadian memeriksa saksi-saksi diantaranya warga sekitar yakni Sugeng dan Sutari. Lalu dilanjutkan esoknya memeriksa lima ABG (Anak Baru Gede) warga Desa Pandanrejo, kini petugas pun mulai beralih dengan konsentrasi mendalami keterangan yang diberikan oleh saksi Sutari.

“Untuk sementara ini, anggota fokus kepada keterangan yang diberikan Sutari. Sebagaimana dikatakan pada Kamis sekitar 11.30, Satria sebelum ditemukan meninggal, sempat bertemu dengan saksi dan diingatkan untuk pulang. Korban sendiri, ketika itu berada di bawah pohon nangka, yang posisinya di bagian barat rumah korban. Tidak hanya itu, saksi pada saat itu juga memergoki ada sekitar empat remaja yang juga tidak jauh dari TKP. Keterangan itulah, yang sementara masih dilakukan penyelidikan lebih intensif,” kata Kapolsek Wagir, AKP Marlon L Tadu.

Dia mengaku, penyisiran sendiri sudah sempat dilakukan. Disitu, petugas menemukan ada darah. “Hanya saja setelah dilakukan pengecekan ke warga, darah itu diketahui sebagai darah ayam yang baru disembelih,” kata mantan Kapolsek Tumpang itu.

Bagaimana dengan barang bukti sandal dan botol minuman soft drink yang ditemukan tidak jauh dari TKP korban ditemukan meninggal ? Kasatreskrim Polres Malang, AKP Sunardi Riyono, SH menjelaskan, untuk sementara masih dilakukan identifikasi sidik jari. Mengenai hasilnya sendiri, masih belum ada laporan.
“Apakah temuan itu benar dari sisa barang yang ditinggal dalam pembunuhan, untuk sementara masih belum dipastikan. Masalahnya, hasilnya bagaimana masih belum diketahui,” kata Sunardi. (sit/mar) (Sigit Rohnad/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Kabupaten Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s